Perguruan Tinggi Didorong Tingkatkan Peran bagi Perekonomian Daerah

Oleh:
Bisnis.com/Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh Menristekdikti Mohamad Nasir (kiri)

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mendorong perguruan tinggi berperan aktif menjadi motor penggerak perekonomian daerah, sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah tersebut.

Tujuannya agar perguruan tinggi tidak menjadi “menara gading”, melainkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Nasir saat memberikan kuliah umum di Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, Rabu (12/9/2018).

“Maluku merupakan salah satu lumbung perikanan di Indonesia. Politeknik Perikanan Negeri Tual sebagai salah satu perguruan tinggi di wilayah ini harus mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat di bidang ekonomi maritim. Sumber daya alam di laut harus kita eksplorasi untuk kepentingan masyarakat Maluku,” ungkap Nasir seperti yang dikutip dari keterangan resmi.

Nasir juga mengatakan bahwa Indonesia mempunyai garis pantai terpanjang di dunia, sedangkan ekspor perikanan masih nomor empat di Asia Tenggara.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi perikanan belum dikelola dengan baik. Maluku sebagai lumbung perikanan Indonesia juga lumbung pangan laut terbesar di Indonesia, tapi kehidupan masyarakat belum sepenuhnya sejahtera dari sektor perikanan.

"Oleh karena itu peran perguruan tinggi menjadi sangat penting dalam memberikan nilai tambah bagi ekonomi maritim, terutama di wilayah Maluku," lanjutnya.

Nasir juga menambahkan bahwa di era Revolusi Industri 4.0 dibutuhkan terobosan-terobosan besar di bidang pendidikan tinggi perikanan ataupun kemaritiman di Indonesia.

Menurutnya, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi, nilai tambah yang akan dihasilkan nelayan juga akan meningkat. Teknologi akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi nelayan dalam mencari ikan.

"Dengan penggunaan teknologi, nelayan akan lebih mudah mencari ikan di laut tanpa merusak ekosistem laut," kata Nasir.

Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, dunia industri dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku.

“Tanpa ada sinergi, ekonomi maritim di daerah tidak akan menjadi berkembang. Oleh karena itu integrasi antara industri perikanan, pendidikan tinggi dan pemerintahan daerah sangat penting, pemerintah pusat nanti hanya mendorong supaya pertumbuhan ekonomi dapat berjalan terus," ungkapnya.

Tak lupa, Nasir juga mengingatkan Politeknik Perikanan Negeri Tual untuk senantiasa meningkatkan mutu pendidikannya. "Lulusan politeknik harus memiliki sertifikasi keahlian dan menguasai bahasa asing agar mampu juga bersaing ketika ke luar negeri," katanya.

Editor: M. Taufikul Basari

Berita Lainnya: