Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Apa Pengertian, Fungsi & Sejarah BI Rate? Simak Selengkapnya

Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate adalah suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik.
Bank Indonesia/Jibiphoto
Bank Indonesia/Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA- -Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate adalah suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik.

Dijadwalkan Bank Indonesia akan menggelar rapat dewan gubernur (RDG) pada Kamis (15/1/2015). Bulan lalu, bank sentral mempertahankan BI Rate pada level 7,75% setelah bereaksi cepat mengerek suku bunga acuan sehari setelah pengumuman penaikan harga BBM subsidi November dengan alasan untuk mengendalikan ekspektasi inflasi.

Berdasarkan data Bank Indonesia yang dikutip Bisnis.com, Rabu (14/1/2015), BI Rate diumumkan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia setiap Rapat Dewan Gubernur bulanan.

BI Rate diimplementasikan pada operasi moneter yang dilakukan BI melalui pengelolaan likuiditas (liquidity management) di pasar uang untuk mencapai sasaran operasional kebijakan moneter.

Sasaran operasional kebijakan moneter dicerminkan pada perkembangan suku bunga Pasar Uang Antar Bank Overnight (PUAB O/N). Pergerakan di suku bunga PUAB ini diharapkan akan diikuti oleh perkembangan di suku bunga deposito, dan pada gilirannya suku bunga kredit perbankan.

Dengan mempertimbangkan pula faktor-faktor lain dalam perekonomian, BI pada umumnya akan menaikkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan melampaui sasaran yang telah ditetapkan. Sebaliknya, BI akan menurunkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan berada di bawah sasaran yang telah ditetapkan.

Respon kebijakan moneter dinyatakan dalam perubahan BI Rate secara konsisten dan bertahap dalam kelipatan 25 basis poin (bps). Dalam kondisi untuk menunjukkan intensi BI yang lebih besar terhadap pencapaian sasaran inflasi, maka perubahan BI Rate dapat dilakukan lebih dari 25 bps dalam kelipatan 25 bps.

Berikut data BI Rate 2005-2014:

Tanggal perubahan

BI Rate (%)

18 November 2014

7,75

12 November 2013

7,50

12 September 2013

7,25

29 Agustus 2013

7,00

11 Juli 2013

6,50

13 Juni 2013

6,00

9 Februari 2012

5,75

10 November 2011

6,00

11 Oktober 2011

6,50

4 Februari 2011

6,75

5 Agustus 2009

6,50

3 Juli 2009

6,75

3 Juni 2009

7,00

5 Mei 2009

7,25

3 April 2009

7,50

4 Maret 2009

7,75

4 Februari 2009

8,28

7 Januari 2009

8,75

4 Desember 2008

9,25

7 Oktober 2008

9,50

4 September  2008

9,25

5 Agustus 2008

9,00

3 Juli 2008

8,75

5 Juni 2008

8,50

6 Mei 2008

8,25

6 Desember 2007

8,00

5 Juli 2007

8,25

7 Juni 2007

8,50

8 Mei 2007

8,75

6 Maret 2007

9,00

6 Februari 2007

9,25

4 Januari 2007

9,50

7 Desember 2006

9,75

7 November 2006

10,25

5 Oktober 2006

10,75

5 September 2006

11,25

8 Agustus 2006

11,75

6 Juli 2006

12,25

9 Mei 2006

12,50

6 Desember 2005

12,75

1 November 2005

12,25

4 Oktober 2005

11,00

6 September 2005

10,00

9 Agustus 2005

8,75

5 Juli 2005

8,50

Sumber: Bank Indonesia.

BACA JUGA:

Soal Right Issue Bank Mandiri, Ini Komentar DPR

Pemerintah Perkuat Modal Bank BUMN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sukirno
Editor : Nancy Junita
Sumber : Bisnis.com

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper