Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Tinggalkan Level 5.700, Simak Komentar Analis

Waterfront Securities Indonesia mengemukakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari Jumat, secara mingguan, ditutup mixed pada level 5675.22 mengalami pelemahan sebanyak -0.14% dari penutupan minggu lalu
Bursa Efek Indonesia Jakarta./.Bisnis-Dwi Prasetya
Bursa Efek Indonesia Jakarta./.Bisnis-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA- Waterfront Securities Indonesia mengemukakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari Jumat, secara mingguan, ditutup mixed pada level 5675.22 mengalami pelemahan sebanyak -0.14% dari penutupan minggu lalu.

Namun, apabila diperhatikan dari penutupan harian, Jumat ini ditutup dengan penguatan sebanyak + 22.21 poin dari penutupan hari sebelumnya yang melemah.

Analis Waterfront Securities Indonesia Octavianus Marbun mengemukakan penutupan minggu kedua bulan Mei 2017 ini bergerak mixed.

Di awal perdagangan IHSG dibuka melemah open high di level 5699.30. Setelah itu melemah. Pelemahan dilanjutkan hingga hari kedua, dan barulah dihari ketiga rebound tipis dari level support terdekat. Dilanjutkan menguat di hari keempat.

“IHSG pekan ini hanya berlangsung 4 hari dikarenakan libur nasional, dan bentukan IHSG pekan ini juga tidak jauh dari penutupan pekan sebelumnya,” kata Octavianus.

Pekan ini, ujarnya, IHSG membentuk level tertinggi sepanjang sejarah baru yaitu level 5.745.81, setelah sebelumnya level tertinggi sepanjang sejarah berada pada level 5.726.53 (pada 26 April).

Setelah itu, ujarnya, indeks terkoreksi pada hari ketiga dan baru di hari keempat (penutupan pekan) rebound menguat tipis.

Pergerakan IHSG selama sepekan melemah cukup signifikan pada hari pertama dan kedua, barulah menjelang hari terakhir penutupan pekan kembali menguat.

“Pergerakan tersebut masih wajar, dikarenakan IHSG telah mencapai level tertinggi sepanjang masa yang baru,” kata Octabianus.

Secara historis, ujarnya, indeks setelah mencapai level tertinggi baru biasanya terkoreksi, walaupun indeks secara mingguan masih ditutup menguat dibandingkan penutupan pekan sebelumnya.

Keadaan indeks pekan ini, tambahnya, menjauhi level bollinger tengah dan sepertinya pelemahan signifikan terjadi hanya lanjutan koreksi setelah pencapaian level tertinggi baru sepanjang masa.

Dengan demikian terlihat level bollinger atas indeks dilevel 5659.28 menjadi acuan penguatan, apabila minggu depan terlewati.

Namun dengan posisi seperti ini bisa jadi terjadi koreksi kembali dikarenakan Indeks sebelumnya telah membentuk level tertinggi sepanjang masa.

“Untuk pekan depan diperkirakan penguatan masih dapat terjadi, tapi IHSG akan rawan koreksi,”ujar Octavianus.

Dia mengemukakan, indeks telah berhasil menutupi level gap down kedua (level 5.444 – 5.380), dan juga melewati Level tertinggi sepanjang tahun 2016 di level 5.491.40 (9 November 2016), dan juga telah melewati level tertinggi sepanjang masa sebelumnya di tanggal 26 April 2017 di level 5.726,53.

“Untuk pekan depan diperkirakan IHSG akan menguat moderat disertai koreksi tipis,” kata Octavianus.

Adapun level resisten terdekat untuk pekan depan berada di level 5.726, level support terdekat di 5653, serta perhatikan gap yang terlihat di pekan ini dan di pekan-pekan sebelumnya.

Level koreksi wajar dengan maksimum berada di level 5450, indeks bergerak pada indikator bollinger band menandakan koreksi masih dapat terjadi.

Apabla level tertinggi sepanjang sejarah tidak dilewati dan membentuk level tertinggi baru, maka IHSG akan terkoreksi tipis dimana penguatan jangka panjang akan dihiasi dengan koreksi wajar dan membentuk pola penguatan yang tidak terlalu cepat secara mid-term apabila ingin menguat longterm

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper