BANK INDONESIA: Inovasi Bank Agar Jangkau Petani

Bisnis.com,08 Mei 2013, 11:17 WIB
Penulis: Stefanus Arief Setiaji

BISNIS.COM, JAKARTA—Bank Indonesia (BI) menginginkan terobosan pengembangan layanan perbankan tanpa kantor cabang (branchless banking) dan elektronic money (e-money) mampu mengatasi akses masyarakat kepada perbankan, terutama di kalangan petani.

Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan sektor pertanian, baik yang menyangkut aktivitas perdagangan hasil pangan tingkat kesejahteraan petaninya perlu memperoleh perhatian.

“Tantangan inflasi ke depan masih berat. Salah satu pemicunya karena volatilitas harga pangan. Oleh sebab itu, kebijakan BI dalam membangun sistem layanan bank melalui e-money dan branchless banking ke depan mampu menyasar kalangan petani," ujarnya saat memberi sambutan Rakornas IV Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Rabu (8/5/2013).

Darmin menyadari penyebab inflasi yang dipicu oleh sektor pangan salah satunya disebabkan adanya disharmonisasi informasi mengenai harga pangan di masyarakat.

Dia berharap dengan penguatan informasi harga pangan, ditunjang oleh layanan perbankan yang mampu mengakses langsung ke kalangan petani akan meningkatkan kesejahteraan petani sehingga mengurangi dampak tekanan inflasi dari sektor tersebut.

"Selain melalui akses perbankan, kami juga mendorong adanya resi gudang sebagai piranti menstabilkan harga pangan terutama di sejumlah sentra wilayah yang menjadi basis pangan nasional," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, BI juga memberikan penghargaan kepada TPID sejumlah daerah yang memiliki kinerja terbaik. 

TPID terbaik tingkat provinsi diraih oleh Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Utara, dan Jawa Barat, sementara itu tingkat kabupaten/kota diraih oleh Kota Balikpapan, Kota Cirebon, dan Kota Medan. (MFM)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fatkhul Maskur
Terkini