SAHAM PANIN LIFE Rp3,3 Triliun Dibeli Dai-ichi Life Insurance

Bisnis.com,04 Jun 2013, 20:45 WIB
Penulis: Yodie Hardiyan

BISNIS.COM,  JAKARTA--- Setelah informasi mengenai proses akuisisi beredar simpang siur, perusahaan asuransi jiwa asal Jepang yakni Dai-ichi Life Insurance Company Ltd, akhirnya memastikan membeli 40% saham PT Panin Life dengan nilai Rp3,3 triliun.
 
Berdasarkan informasi yang disiarkan di situs resminya, proses tersebut diharapkan selesai pada Desember tahun ini serta tergantung persetujuan regulator di Jepang dan Indonesia. Dai-ichi akan mendelegasikan komisaris dan dewan direksi ke Panin Life.
 
Dalam pembelian saham ini, Dai-ichi mengincar keuntungan dari pasar asuransi jiwa di Indonesia yang berpotensi tumbuh signifikan. Penetrasi asuransi di Indonesia sekarang dinilai masih dalam tahap berkembang dan potensial untuk tumbuh.
 
Hideto Masaki, Representative Director, Deputy President, Group Management Headquarters Dai-ichi Life Insurance, mengatakan memasuki pasar asuransi Indonesia merupakan bagian penting dari pertumbuhan mereka di dunia internasional.
 
“Kami akan menerapkan strategi yang berbeda melalui produk, distribusi dan layanan kepada pelanggan,” kata Hideto dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (4/6).

Dia yakin penggabungan kekuatan itu akan membangun perusahaan dengan keunggulan kompetitif.
 
Perusahaan ini juga akan meningkatkan (leveraging) aliansi strategis dengan grup Panin, termasuk kerjasama bancassurance dengan PT Bank Panin yang akan dijalin Panin Life.

Saat ini, Panin Life juga bekerja sama terkait dengan bancassurance dengan PT Bank Syariah Mandiri, Citibank Indonesia, PT Bank DBS Indonesia dan PT Bank Commonwealth.
 
Dai-ichi juga akan berbagi keahlian mengenai manajemen bancassurance serta mengembangkan kanal bisnis Panin Life lainnya seperti agen serta penjualan langsung melalui call center.
 
Selain di Asia Pasifik, perusahaan asuransi Jepang ini juga memiliki jaringan di Eropa, Amerika dan Australia. Pada kuartal I tahun ini, aset perusahaan mencapai US$379 juta serta memiliki 44.000 agen di berbagai wilayah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Bambang Supriyanto
Terkini