Sulteng Diguncang 2 Gempa dalam Satu Jam

Bisnis.com,30 Jun 2013, 10:08 WIB
Penulis: Ismail Fahmi

BISNIS.COM, PALU--Sulawesi Tengah selama satu jam diguncang dua kali gempa bumi tektonik di tempat terpisah pada Minggu pagi.

Informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat menyebutkan gempa bumi pertama terjadi di Kabupaten Donggala pada pukul 09.04 WITA dengan kekuatan 5,1 Skala Richter. Gempa ke dua terjadi di Kota Palu pada pukul 09.46 WITA dengan kekuatan 5,0 Skala Richter.

Gempa bumi di Kabupaten Donggala berpusat di 125 kilometer Barat Laut dengan kedalaman 10 kilometer, sedangkan gempa bumi di Kota Palu berlokasi di 39 kilometer arah Barat Laut.

Kota Palu dan Kabupaten Donggala adalah dua daerah bertetangga yang berbatasan langsung, ke dua gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meski demikian, guncangan gempa yang terjadi kurang dari 10 detik itu sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Radit, warga Kecamatan Tatanga sempat melompat dari tempat tidur dan lari ke luar rumah karena guncangan terasa kuat.

Hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa terkait gempa bumi itu. Pada 24 Juni 2013, Kota Palu juga dilanda gempa bumi tektonik berkekuatan 4,1 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut juga tidak menimbulkan korban dan kerusakan.

Sulawesi Tengah adalah wilayah yang dilalui sesar Palu Koro yang membentang sepanjang 800 kilometer. Sesar yang berujung di Selat Makassar itu dikenal aktif sehingga menyebabkan gempa di wilayah yang dilaluinya.BISNIS.COM, PALU-- Sulawesi Tengah selama satu jam diguncang dua kali gempa bumi tektonik di tempat terpisah pada Minggu (30/6)  pagi.

Informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat menyebutkan gempa bumi pertama terjadi di Kabupaten Donggala pada pukul 09.04 WITA dengan kekuatan 5,1 Skala Richter. Gempa ke dua terjadi di Kota Palu pada pukul 09.46 WITA dengan kekuatan 5,0 Skala Richter.

Gempa bumi di Kabupaten Donggala berpusat di 125 kilometer Barat Laut dengan kedalaman 10 kilometer, sedangkan gempa bumi di Kota Palu berlokasi di 39 kilometer arah Barat Laut.

Kota Palu dan Kabupaten Donggala adalah dua daerah bertetangga yang berbatasan langsung, ke dua gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meski demikian, guncangan gempa yang terjadi kurang dari 10 detik itu sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Radit, warga Kecamatan Tatanga sempat melompat dari tempat tidur dan lari ke luar rumah karena guncangan terasa kuat.

Hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa terkait gempa bumi itu. Pada 24 Juni 2013, Kota Palu juga dilanda gempa bumi tektonik berkekuatan 4,1 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut juga tidak menimbulkan korban dan kerusakan.

Sulawesi Tengah adalah wilayah yang dilalui sesar Palu Koro yang membentang sepanjang 800 kilometer. Sesar yang berujung di Selat Makassar itu dikenal aktif sehingga menyebabkan gempa di wilayah yang dilaluinya. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ismail Fahmi
Terkini