AKKI Imbau Bank Garap Lahan Baru

Bisnis.com,02 Jul 2013, 10:52 WIB
Penulis: Miftahul Khoer

BISNIS.COM, JAKARTA--Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan pengguna kartu kredit kelas menengah seiring hadirnya aturan Bank Indonesia (BI) yang membatasi kepemilikan bagi kalangan berpenghasilan Rp3 juta-Rp10 juta.

Steve Martha, General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) menuturkan bank penerbit karu kredit harus mencari lahan baru atau menyasar kota-kota yang belum digarap. Upaya lain, lanjutnya bank harus memiliki strategi co branding atau menyasar pasar komunitas.

Dia menyontohkan seiring melajunya perekonomian tingkat menengah, pusat belanja yang tersedia di berbagai kota bisa dijadikan strategi khusus bagaimana menggarap para pehobi belanja dengan menggunakan kartu kredit.

“Atau bisa juga menyasar alumni-alumni sekolah tertentu yang berpenghasilan besar, strategi ini saya kira cukup bisa dipertimbangkan,” katanya, Selasa (2/7/2013).

Menurutnya, secara otomatis aturan BI itu berpengaruh terhadap pertumbuhan kartu.

Aturan BI yang dikeluarkan tahun lalu itu dibuat guna membatasi kepemilikan agar tidak terlalu banyak kalangan menengah ke bawah bisa menggunakan sesuka hati, yang ujung-ujungnya menyebabkan kredit macet.

“Pertumbuhan yang tadinya diproyeksikan setiap tahun sekitar 10%, saat ini berada di posisi 5% saja sudah bagus,” ujarnya. (ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Linda Teti Silitonga
Terkini