Walau BI Rate Naik, Perbankan di Maluku Justru Turunkan Bunga Kredit

Bisnis.com,15 Agt 2013, 10:59 WIB
Penulis: M. Taufikul Basari

Bisnis.com, MAKASSAR - Perbankan di Maluku cenderung menurunkan suku bunga kredit pada triwulan II/2013 sekalipun bank sentral menaikkan BI rate.

Data Bank Indonesia Kantor Perwakilan Maluku suku bunga kredit konsumsi pada akhir triwulan II/2013 berada pada level 14,64%, lebih rendah daripada akhir triwulan pertama sebesar 14,78%.

Suku bunga kredit modal kerja pada level 13,72%, menurun dibandingkan penutupan triwulan pertama sebesar 14,01%.

"Pada triwulan II/2013, terlihat bahwa perbankan cenderung menurunkan tingkat suku bunga untuk saling bersaing," ungkap BI dalam laporan yang dipublikasikan Rabu (14/8).

Patut menjadi perhatian adalah rasio kredit bermasalah atau non-performing loans (NPL) pada triwulan kedua yang mencapai 6,16%, naik dari periode 3 bulan sebelumnya 2,93%.

"Meningkatnya nilai NPL di Provinsi Maluku disebabkan faktor utamanya yaitu semakin bertambahnya kredit bermasalah, khususnya kredit modal kerja dan kredit konsumsi," ungkap BI.

Nilai NPL perbankan di Maluku mencapai Rp418,9 miliar pada triwulan kedua, naik dari Rp188 miliar pada triwulan I/2013.

Total kredit yang disalurkan perbankan di Maluku per Juni 2013 mencapai Rp6,80 triliun atau tumbuh 20,08% (year on year), lebih daripada tahun sebelumnya 24,37% (yoy).

Kredit terbesar dikucurkan oleh bank pemerintah dengan nilai Rp4,67 triliun, berkontribusi sebesar 68,65% terhadap jumlah keseluruhan kredit yang disalurkan oleh perbankan.

Diikuti oleh bank sewasta sebesar Rp1,47 triliun (21,62%) dan BPR Rp661 miliar (9,72%).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Sutarno
Terkini