Analisis Big Data Belum Banyak Dimanfaatkan

Bisnis.com,19 Sep 2013, 21:07 WIB
Penulis: Thomas Mola

Bisnis.com, JAKARTA—Teradata, perusahaan global bidang solusi analisis data, gencar mengedukasi pasar Indonesia untuk memanfaatkan layanan analisis big data. Teradata menyebutkan analisis big data bakal menjadi faktor kunci untuk memenangkan persaingan dan menjaga loyalitas pelanggan.

Chief Technology Officer Teradata Corporation Stephen Brobst mengatakan berdasarkan kajian akademis MIT (Massachusetts Institute of Technology) analisis big data memungkinkan suatu perusahaan meningkatkan keuntungan hingga 7% dibandingkan dengan perusahaan sejenis yang tidak memanfaatkan big data.

“Analisis big data menyediakan interaksi antara konsumen dengan perusahaan. Dengan mengumpulkan informasi yang tersebar di jejaring sosial; Facebook dan Twitter, blog, website dan lainnya membantu perusahan untuk memberikan costomer experience,” ujar Brobst di Jakarta hari ini, Kamis (19/9/2013).

Brobst mengatakan persaingan menjadi hal yang tidak dapat dihindari dalam industri modern. Namun, dengan memberikan layanan lebih dan mengetahui apa yang diharapkan konsumen, suatu perusahaan dapat menciptakan pelanggan yang loyal. “Kompetisi suatu yang baik untuk kami. McKinsey pada 2011 mengatakan big data adalah kunci memenangkan persaingan,” ujarnya.

Presiden Direktur Teradata Indonesia Erwin Z. Achir mengatakan potensi pasar big data di Indonesia sangat besar tetapi saat ini masih tahap awal untuk memanfaatkan jasa solusi analisis big data. Teradata terus gencar mengedukasi pasar untuk memahami manfaat lebih dengan mengetahui pelbagai komentar dan reaksi konsumen terhadap produk perusahaan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Sutarno
Terkini
'