Kredit Perbankan Mulai Melambat

Bisnis.com,12 Des 2013, 18:18 WIB
Penulis: Febrany D. A. Putri

Bisnis.com, JAKARTA - Keputusan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan menjadi 7,5% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) November mulai menuai hasil. Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan pada Oktober 2013 secara YoY mulai melambat yakni 22,2% dibandingkan dengan pertumbuhan bulan lalu 23,1%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A. Johansyah menuturkan, perlambatan kredit tersebut, sejalan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan suku bunga domestik.

Kendati demikian, Difi menyebutkan ketahanan industri perbankan masih cukup baik, ditandai dengan rasio kecukupan modal (CAR), mencapai 18,4%. Namun, tingkat non performing loan (NPL) naik tipis menjadi 1,91% dibandingkan dengan NPL pada September 2013 1,86%.

"Ke depan, BI akan terus mencermati stabilitas perbankan," ucap Difi, Kamis (12/12/2013). Sebelumnya, BI juga telah menurunkan ekspektasi ekspansi kredit perbankan pada tahun depan berkisar 15%-17%.

Pada RDG Kamis (12/12) ini Bi juga memutuskan untuk mempertahankan BI rate pada level 7,5% dengan suku bunga lending facility dan suku bunga deposit facility pada level masing-masing 7,5% dan 5,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fatkhul-nonaktif
Terkini