Citibank Nilai Kebijakan BI Pertahankan Suku Bunga dan FasBI Sudah Tepat

Bisnis.com,13 Des 2013, 09:48 WIB
Penulis: John Andhi Oktaveri

Bisnis.com, JAKARTA—Kebijakan Bank Indonesia mempertahankan BI rate dan bunga deposito masing-masing 7,50% dan 5,75% dinilai tepat dan sesuai dengan perkiraan para analis.

Menurut analis Citibank Helmi Arman, BI mengacu pada kondisi tren pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang masih lambat dalam membuat kebijakan. Selain itu, imbuhnya, bank sentral merujuk juga merujuk pada berlanjutnya perbaikan neraca transaksi selama empat triwulan.

"Hal itu menunjukkan perubahan nyata dalam gaya membuat kebijakan. Sebelumnya, nilai tukar dipandang seperti sebuah tujuan ketimbang sebuah instrumen kebijakan," ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (13/12/2013).

Dia mengatakan depresiasi rupiah telah berkali-kali menjadi pemicu bagi kebijakan penaikan tingkat bunga. Sebaliknya, tujuan BI sekarang tampaknya lebih fokus pada pengurangan defisit transaksi berjalan.

"Pelemahan rupiah selama November harus dilihat sebagai sebuah gerakan kebijakan," katanya.

Dia menegaskan perlu diingat bahwa telah terjadi depresiasi rupiah sekitar 6% selama November, tetapi cadangan devisa di luar pinjaman jangka pendek sebenarnya naik sekitar US$2 miliar.

“Kami pikir, ini menunjukkan rupiah sebenarnya digunakan sebagai instrumen kebijakan untuk menurunkan defisit transaksi berjalan sekaligus mengimbangi pergerakan tingkat bunga selama bulan sebelumnya,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Nurbaiti
Terkini