KRISIS UKRAINA: Tak Ada Perpanjangan Gencatan Senjata

Bisnis.com,01 Jul 2014, 12:03 WIB
Penulis: John Andhi Oktaveri
Tank militer Rusia melaju di jalan dari Sevastopol ke Simferopol. Tak ada perpanjangan gencatan senjata/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan bahwa negaranya tidak akan memperpanjang gencatan senjata dengan kelompok separatis pro Rusia namun berjanji pihaknya akan mencapai kemajuan dan akan memerdekakan negaranya.

Gencatan senjata yang masih rentan itu jatuh tempo tadi malam sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (1/7/2014). Beberapa jam jam sebelumnya Poroshenko berbicara lewat telepon dengan Presiden rusia Vladimir Putin, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Francois Hollande.

Gencatan senjata itu—yang disepakati awal bulan ini di tengah memuncaknya krisis politik, memunculkan harapan bahwa Ukraina bisa mundur dari ancaman perang saudara. Krisis tersebut berpangkal pada keputusan mantan Presiden Ukrtaina, Viktor Yanukovych untuk menolak kerja sama dengan Uni Eropa dan malah mendekat dan bekerja sama dengan Rusia.

Tindakan itu memantik aksi kekerasan yang membuat Yanukovych terdepak dari tampuk kekuasaan. Crimea kemudian lepas dari Ukraina menyusul munculnya kelompok separatis pro Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ismail Fahmi
Terkini