UANG PALSU: Peredaran Hingga Mei 2014 Hanya 1 Berbanding 1 Juta Lembar

Bisnis.com,14 Jul 2014, 23:00 WIB
Penulis: Farodlilah Muqoddam
Peredaran uang palsu/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia berupaya menekan peredaran uang palsu dengan menambah fitur keamanan uang dan memperluas sosialisasi.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengatakan fitur pengaman uang pada Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (Uang NKRI) akan semakin diperketat. Demikian pula, sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata cara mengenali keaslian uang juga terus ditingkatkan.

 “Mudah-mudahan bisa di bawah tahun lalu,” ujarnya, Senin (14/7/2014).

Laporan BI mengenai rasio uang palsu yang beredar per Mei 2014 menunjukkan rasio 1 dibandingkan dengan 1 juta lembar uang beredar. Pada tahun lalu, rasio peredaran uang palsu mencapai 11 banding satu juta lembar.

Rasio temuan uang palsu biasanya meningkat pada momen Ramadan, Lebaran, dan Pilpres, seiring dengan terjadinya peningkatan jumlah uang kartal yang beredar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Sepudin Zuhri
Terkini