PELAYANAN KESEHATAN HAJI Bakal Diitegrasikan Dengan JKN

Bisnis.com,20 Agt 2014, 12:38 WIB
Penulis: Rahmayulis Saleh
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Sistem pelayanan kesehatan jamaah haji diharapkan dapat menjadi bagian dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Integrasi pelayanan kesehatan jamaah haji pada masa persiapan di Tanah Air ke dalam sistem JKN perlu dikaji dan disesuaikan dengan regulasi yang terkait," kata dokter Yusharmen, Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Pembiayaan & Pemberdayaan Masyarakat, di Jakarta, Rabu (20/8/2014).

Menurut dia, jamaah haji adalah warga negara Indonesia, yang juga berhak atas akses pelayanan kesehatan yang bermutu.

Dia menuturkan saat ini pembiayaan kesehatan jamaah haji pada masa persiapan selama di Tanah Air, seperti pemeriksaan kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit, masih menjadi beban jamaah sendiri.

"Pemerintah menyiapkan pembiayaan pelayanan kesehatan pada masa operasional di embarkasi haji dan di Arab Saudi," kata Yusharmen usai membuka seminar pelayanan kesehatan jamaah haji di era Jaminan Kesehatan Nasional.

Hal itu, lanjutnya, harus diawali upaya untuk memastikan kepesertaan jamaah haji dalam program JKN. Perlu rumusan kebijakan yang lebih teknis dalam pengintegrasian pelayanan kesehatan jamaah ke dalam JKN.

"Bila rumusan kebijakan terkait dengan hal ini bisa diwujudkan, makan bukan tidak mungkin, penyelenggaraan kesehatan haji merupakan salah satu pintu masuk pencapaian Universal Coverage bagi program JKN," ungkap Yusharmen.

Dia menyebutkan, Kementerian Kesehatan wajib memberikan pelayanan, pembinaan dan perlindungan kesehatan jamaah haji, pada masa persiapan maupun saat penyelenggaraan haji.

"Pelayanan kesehatan jamaah haji meliputi pemeriksaan, perawatan, juga pemeliharaan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Saeno
Terkini