3 Perusahaan BUMN Realisasikan Bank Joint Venture

Bisnis.com,21 Agt 2014, 14:09 WIB
Penulis: Novita Sari Simamora

Bisnis.com, JAKARTA--Tiga perusahaan pelat merah yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Pos Indonesia, dan Taspen merealisasikan pembentukan bank joint venture dengan Bank Sinar Harapan Bali (BSHB) sebagai kendaraan implementasi kerjasama.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan realisasi pembentukan bank joint venture ini akan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Terlebih, bank tersebut akan fokus mengembangkan sektor Usaha mikro kecil dan Menengah (UMKM), sehingga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.

“Melalui bank joint venture ini, kami ingin meningkatkan dan memberikan akses layanan keuangan yang luas bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” katanya, Kamis (21/8/2014).

Pada bank joint venture ini, Budi mengungkapkan Bank Mandiri akan menjadi pemegang saham mayoritas, sementara kepemilikan Pos Indonesia dan taspen masing-masing sebesar 20,2%.  

Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro  menuturkan dari kajian yang dilakukan dalam membentuk bank joint venture, tercatat bahwa sebagian besar pensiunan masih membutuhkan pendanaan untuk menjalankan usaha, yang dapat membantu membiayai kebutuhan hidup maupun pendidikan anak.

"Kami berharap sinergi antar BUMN dapat membantu para pensiunan dalam mendapatkan akses pendanaan yang mudah dan murah," ungkap  Iqbal.

Penandatanganan kesepakatan pemegang saham untuk mengimplementasikan pembentukan bank dilakukan oleh Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro, Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Budi Setiawan dan disaksikan Menteri BUMN Dahlan Iskan di Gedung Taspen, Cempaka Putih, Jakarta.

Sebelumnya, pada April 2013 lalu, Bank Mandiri, Taspen dan PT Pos Indonesia telah menandatangani kesepahaman untuk membentuk bank joint venture. (Wan Ulfa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Nurbaiti
Terkini