Kinerja Bank Asing Makin Kinclong

Bisnis.com,25 Agt 2014, 23:50 WIB
Penulis: Novita Sari Simamora
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadi penyebab kredit bank asing di Indonesia tampak meningkat, padahal dari sisi nominal tergolong kecil./Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Gesitnya penyaluran fungsi intermediasi industri bank asing di Tanah Air, semakin membuat bisnis bank asing semakin kinclong. Hal ini terbukti dari melonjaknya raihan laba. Adapun pertumbuhan bank asing pada paruh pertama tahun ini mencapai 105% secara year on year dengan nominal Rp4,62 triliun.

Sementara itu, dari segi pertumbuhan kredit, industri bank asing mencatatkan laju paling tinggi hingga 29,39% secara y-o-y hingga kuartal II/2014 menjadi Rp234,83 triliun. Lalu disusul oleh bank campuran, dengan pertumbuhan kredit 20,86% secara year on year menjadi Rp210,74 triliun.

Kepala Pusat Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada A. Tony Prasetiantono mengungkapkan bunga yang diberikan kredit bank asing lebih murah, sehingga bank asing cukup kompetitif dalam menyalurkan kredit.

“Bank asing dominan menyalurkan kredit dalam bentuk valuta asing, sehingga tampak pertumbuhan lebih besar,” ungkapnya saat berkunjung ke redaksi Bisnis Indonesia, Senin (25/8/2014).

Tony menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadi penyebab kredit bank asing di Indonesia tampak meningkat, padahal dari sisi nominal tergolong kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fatkhul Maskur
Terkini