Merger Bank Mandiri-BNI: Ini Pesan KPPU Untuk Pemerintah

Bisnis.com,12 Feb 2015, 18:52 WIB
Penulis: Ana Noviani
Ilustrasi: Kolase Bank Mandiri dan Bank BNI/Bisnis.com-sae

Bisnis.com, JAKARTA-- Rencana pemerintah untuk menggabungkan Bank Mandiri dengan Bank BNI disoroti Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

KPPU mengingatkan rencana pemerintah untuk melebur dua bank pelat merah harus mempertimbangkan dampak terhadap pasar domestik dan daya saing di level regional.

Ketua KKPU Nawir Messi mengatakan langkah pemerintah terkait perbankan nasional harus disesuaikan dengan kebijakan arsitektur perbankan Indonesia. Untuk itu rencana merger Bank Mandiri dan BNI harus dilihat dari berbagai sisi.

"Akan positif dalam berhadapan dengan pesaingnya di regional nanti, tetapi harus lihat dampak di pasar domestik," katanya di kantor Wapres, Kamis (12/2/2015).

KPPU, imbuhnya, melihat wacana tersebut dari sisi persaingan domestik dan ketepatannya dengan pelaksanaan arsitektur perbankan Indonesia.

Untuk bersaing di konteks regional, Nawir mengakui perbankan nasional harus melakukan konsolidasi secara cepat agar dapat menjadi pemain dalam Masyarakat Ekonomi Asean akhir 2015.

"Dalam berbagai kesempatan kita sampaikan perlunya konsolidasi secara cepat," ujarnya.

Seperti diberitakan Bisnis, Kementerian BUMN mengeluarkan wacana untuk melebur Bank Mandiri dan BNI.

Peleburan Bank Mandiri-BNI dimaksudkan untuk meningkatkan permodalan salah satu bank di Tanah Air agar dapat bersaing dengan bank raksasa di regional Asean.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Saeno
Terkini