BANK PANIN Incar 80.000 Nasabah Baru

Bisnis.com,11 Mar 2015, 16:10 WIB
Penulis: Newswire
Demi meningkatkan kualitas pelayanan, Panin Bank telah melakukan sejumlah perubahan pada sistem informasi dan administrasi di seluruh jaringan./Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Panin Bank menargetkan jumlah nasabah baru 80.000 pada 2015, seperti yang disampaikan Direktur Retail Banking Ken Ng di Jakarta.

"Untuk saat ini nasabah Panin Bank sudah lebih dari 1,3 juta, dengan target tersebut kami harap tahun ini bisa meningkat hingga 1,4 juta nasabah," kata Ken ketika ditemui dalam konferensi pers, Rabu (11/3/2015).

Selain itu, fokus bisnis Panin Bank dalam beberapa tahun terakhir ialah pada sektor komersial dan ritel, serta telah dikenal luas sebagai salah satu yang tercepat pertumbuhannya.

Untuk itu pengembangan dan inovasi produk akan terus dilakukan, baik dari sisi pendanaan, kredit, dan jasa-jasa perbankan lainnya, ujarnya menambahkan.

"Kami akui persaingannya di sektor ini cukup ketat, tapi mengingat populasi Indonesia yang besar kami yakin potensinya pun masih cukup besar pada sektor-sektor itu," tutur Ken.

Panin Bank juga akan memperluas jaringan agar mampu menjangkau nasabah yang berada di wilayah lain di Indonesia. Pada 2014 Panin Bank membuka lebih dari 150 kantor cabang (KC) baru, sehingga total menjadi 560 KC yang tersebar di 32 provinsi.

"Kami harap tahun ini juga bisa dilakukan penambahan kantor cabang, menjadi lebih dari 600. Sebarannya juga akan lebih banyak, sekitar 160 kota di Indonesia," ujarnya menjelaskan.

Demi meningkatkan kualitas pelayanan, Panin Bank telah melakukan sejumlah perubahan pada sistem informasi dan administrasi di seluruh jaringan.

"Total investasi yang sudah dikeluarkan Panin Bank untuk pembaruan sistem dan jaringan mencapai US$35 juta. Kami yakin dengan ini bisa meningkatkan pelayanan, dan Panin Bank sekarang jauh lebih baik," tukasnya. []

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fatkhul Maskur
Terkini