Hampir Tenggelam karena Abrasi, Pulau Potensial Ini akan Direklamasi

Bisnis.com,10 Apr 2015, 17:17 WIB
Penulis: Ana Noviani
Pulau Pudut, pulau kecil di dekat Tanjung Benoa, yang menjadi incaran investor untuk direklamasi./www.mongabay.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Tirta Wahana Bali Internasional berencana merevitaliasi Pulau Pudut, Kabupaten Badung, Bali, menjadi lokasi Pura, pelelangan ikan, dan pasar seni. 

Komisaris PT TWBI Marvin Lieano mengatakan Pulau Pudut mengalami abrasi hingga luasnya menyusut menjadi hanya sekitar satu hektare. Pasalnya, luas awal pulau ini mencapai 8-10 ha.

"Kalau lagi pasang, Pulau Pudut ini hanya tinggal mangrove karena luasnya hanya 1 ha. Ini yang mau kita restorasi," katanya, Jumat (10/4/2015).

Menurut Marvin, revitaliasasi ter‎sebut akan memperluas areal Pulau Pudut menjadi 8 ha. Areal tersebut nantinya akan dibangun menjadi lokasi peribadatan dengan membangun kompleks Pura Hindu Bali, pasar nelayan dan pelelangan ikan, serta pasar seni produk lokal.

"Kita mengusung falsafah hidup masyarakat Bali tri hita karana, menjaga hubungan manusia dengan Tuhannya dalam ‎pengembangan Pulau Pudut," imbuh Marvin.

Dengan pengembangan satu pulau ini, potensi pengunjungnya diestimasi mencapai 2,5 juta turis per tahun. 

Awalnya, Pulau Pudut, Tanjung Benoa, Kabupaten ‎Badung, Bali merupakan kawasan pertanian seluas 10 ha. Pulau ini merupakan habitat berkembang biak penyu. Namun, sejak 1970, aktivitas bercocok tanam berangsur angsur menurun seiring pengerukan dan abrasi. 

Pulau Pudut merupakan salah satu proyek dari megaproyek reklamasi Teluk Benoa yang akan digarap PT ‎TWBI. Total investasi untuk proyek reklamasi Teluk Benoa diestimasi mencapai Rp30 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Yusuf Waluyo Jati
Terkini