Pendalaman Pasar Finansial di Indonesia Terendah di Kawasan Asean

Bisnis.com,10 Apr 2015, 19:51 WIB
Penulis: Novita Sari Simamora

Bisnis.com, JAKARTA--Bank Indonesia siap melakukan penyempurnaan transaksi lindung nilai cross currency swap (CCS).

Direktur Task Force Financial Deepening Bank Indonesia Nanang Hendarsyah mengungkapkan bank sentral sedang mempersiapkan regulasi terkait transaksi derivatif.

"CCS bukan sesuatu yang baru, akan tetapi kami akan menyempurnakan regulasi dan payung peraturan," ungkapnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Bank Indonesia mencatatkan pendalaman pasar keuangan Indonesia tergolong rendah di kawasan Asia. Adapun turnover pasar valas Indonesia hanya 0,6% terhadap produk domestik bruto (PDB), sedangkan Filipina, Thailand, Malaysia dan Korea masing-masing 1,4%, 3,5%, 3,7% dan 4,8%.

Berdasarkan surveri komposisi pendapatan pelaku usaha Indonesia pada semeter I/2014, pelaku hedging mencapai 26,5%, utang luar negeri 26,5% non hedging pendapatan ekspor-valas dan 47% non hedging pendapatan rupiah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hendri Tri Widi Asworo
Terkini