BTN Targetkan Rights Issue Terealisasi Awal Tahun Depan

Bisnis.com,11 Jun 2015, 11:57 WIB
Penulis: Destyananda Helen
BTN berencana untuk rights issue/ilustrasi

Bisnis.com,JAKARTA—PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tengah merancang aksi right issue senilai Rp9 triliun sebagai langkah memperkuat modal sekaligus menghimpun dana untuk merampungkan program satu juta rumah.

Direktur Treasury & Assets Management Bank BTN Iman Nugroho Soeko mengatakan langkah right issue dipertimbangkan mengingat kemungkinan pemupukan laba perseroan tak secepat penyaluran kredit. Sebab, dengan adanya program satu juta rumah bakal mengakselerasi pertumbuhan kredit perseroan.

“Sehingga harus dilakukan langkah korporasi dan yang paling mungkin itu right issue. Dari kajian kami sekitar Rp9 triliun sudah cukup,” ujar Iman di Jakarta, Rabu (10/6).

Aksi right issue, kata Iman, juga dipertimbangkan untuk menjaga posisi capital adequacy ratio (CAR) perseroan di posisi 15%-16%. Iman menuturkan hingga kini posisi CAR emiten berkode saham BBTN tersebut berada di level 15,3%.

Eksekusi aksi korporasi ini, lanjut Iman, diharapkan bisa terlaksana pada awal 2016. Sebab, kata dia, jika terealisasi pada awal tahun, bakal mempercepat realisasi rampungnya program satu juta rumah. Adapun, Iman juga mengungkapkan perseroan juga bakal menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan EBA Surat Partisipasi (SP) senilai Rp3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Gita Arwana Cakti
Terkini