Curah Hujan AS Tinggi, Harga Komoditas Berpotensi Naik

Bisnis.com,23 Jun 2015, 13:39 WIB
Penulis: Surya Rianto

Bisnis.com, MELBOURNE – Harga komoditas pertanian sektor biji-bijian berpotensi melonjak ke level tertinggi seiring curah hujan di Amerika Serikat meningkat.

Pada perdagangan hari ini sampai pukul 13:16 WIB, harga jagung berjangka di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 1,1% menjadi US$3,68 per bushel, sedangkan harga gandum melonjak 1,33% menjadi US$US$5,12 per bushel.

Lalu, harga kedelai meningkat 0,63% menjadi US$9,65 per bushel.

Tobin Gorey, analis Commonwealth Bank of Australia, mengatakan petani di Amerika Serikat (AS) harus menunda panen gandumnya karena kondisi cuaca membuat pertumbuhan melambat.

“Lalu, petani kedelai juga agak terlambat menanam tanamannya sehingga produksi tahun ini berpotensi turun,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg pada Selasa (23/6).

Sementara itu, Aakash Doshi, analis Citigroup, mengatakan harga komoditas pertanian sektor biji-bijian bisa melonjak sebesar 25% setelah El Nino juga menekan pertumbuhan tanaman biji-bijian.

Dinas cuaca AS melaporkan daerah Midwest telah mengalami curah hujan enam kali lebih tinggi dari normal. Penanaman kedelai terjadi perlambatan cukup parah menjadi yang terburuk sejak 1966.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini