Ini Gurita Bisnis Hary Tanoe, Orang Terkaya ke-15 Indonesia

Bisnis.com,01 Jul 2015, 16:40 WIB
Penulis: Sukirno
Ilustrasi Gedung MNC Group/mncfinance.com

Media berbasis konten dan iklan yang dikontribusikan PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) diklaim terus menunjukkan kekuatan kinerjanya kendati ketidakpastian Pemilu dan perdebatan tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pendapatan iklan MNCN dari tiga stasiun televisi free-to-air (FTA) yakni RCTI, MNC TV, dan Global TV, memberikan kontribusi 88,8% dari total pendapatan MNCN.

Pendapatan dari ketiga FTA tersebut mencapai Rp5,92 triliun sepanjang tahun lalu, naik 4% dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp5,71 triliun.

EBITDA inti MNCN juga naik 2% menjadi Rp2,77 triliun tahun lalu dari sebelumnya Rp2,71 triliun. Kinerja tersebut disokong oleh revenue share dan audience share di nomor 1 dengan perhitungan power ratio 1,3 x terbesar di industri ini dan menjadikan RCTI sebagai stasiun TV paling banyak diminati pengiklan.

Dia menambahkan MNCN telah berhasil menempatkan lima mesin penggerak utama yang mendorong perkembangannya, yakni tiga stasiun TV FTA, jaringan TV Nasional Sindo TV, serta bisnis pustaka konten yang menyimpan 200.000 jam konten pilihan, serta 19 saluran MNC Channel.

Selain itu, MNCN juga segera mengoperasikan studio, rumah produksi internal terbesar, dan menjadikan pertumbuhan perseroan selanjutnya segera dimulai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Yusuf Waluyo Jati
Terkini