Saham Semen Indonesia (SMGR) Naik 12%, Buyback?

Bisnis.com,26 Agt 2015, 20:17 WIB
Penulis: Yodie Hardiyan
Suparni, Direktur Utama PT Semen Indonesia. /JIBI-Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah penguatan indeks harga saham gabungan sebesar 0,22%, harga saham perusahaan semen milik negara PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. meroket 12,66% menjadi Rp8.675 per lembar pada penutupan perdagangan Rabu (26/8/2015).

Di antara 20 BUMN yang telah melantai di pasar modal, saham dengan kode SMGR itu tercatat paling tinggi kenaikannya. Apakah perusahaan ini melakukan pembelian kembali (buyback) saham sesuai restu yang pernah diberikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno?.

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto mengatakan manajemen belum melakukan aksi korporasi buyback tersebut. “Manajemen masih secara serius mereview,” katanya ketika dihubungi, Rabu (26/8/2015).

Namun, penguatan harga saham SMGR itu belum mampu melampaui harga pada 30 Desember 2014 sebesar Rp16.200 per lembar. Dengan demikian, sejak akhir tahun lalu sampai saat ini, harga saham SMGR telah turun 46,45%.

Selain SMGR, saham 9 emiten BUMN juga mengalami penguatan, di antaranya PT Semen Baturaja (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Indofarma (Persero) Tbk., dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

Dari 9 emiten tersebut, dua saham BUMN tercatat meningkat relatif tinggi seperti BBNI mencapai 3,56% menjadi Rp4.505 per lembar dan saham ADHI tercatat meningkat 3,17% menjadi Rp1.790 per lembar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fatkhul Maskur
Terkini