Transaksi Multilateral BBJ Melonjak, Kontrak Kopi Robusta dan Kakao Jadi Penyokong Utama

Bisnis.com,04 Sep 2015, 18:21 WIB
Penulis: Surya Rianto
Sejumlah karyawan PT Bursa Berjangka Jakarta memantau transaksi perdagangan komoditas di Galeri JFX Jakarta./Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Volume transaksi multilateral Bursa Berjangka Jakarta pada Agustus naik 35,07%. Kenaikan transaksi itu didukung oleh kontrak kopi robusta berjangka dan kakao berjangka.

Pada Agustus kemarin, volume transaksi multilateral Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) secara keseluruhan naik 35,07% menjadi 66.006 lot dibandingkan dengan Juli yang sebesar 48.866 lot.

Kontrak kopi robusta menjadi produk multilateral BBJ yang melonjak paling drastis pada bulan lalu setelah naik 104,96% menjadi 23.022 lot dibandingkan dengan Juli sebesar 11.320 lot, sedangkan kontrak kakao berjangka naik 44,44% menjadi 10.465 lot dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 7.245 lot.

Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), mengatakan kenaikan volume transaksi pada produk kontrak kopi robusta terjadi karena saat ini menjelang periode panen kopi pada sampai November nanti. Jadi, banyak pelaku pasar yang melakukan lindung nilai atau hedging.

“Kami juga kian gencar melakukan sosialisasi ke pelaku pasar terkait kontrak multilateral. Untuk itu diharapkan volume transaksi bisa terus meningkat ke depannya terutama kontrak kopi berjangka yang menjadi andalan kami,” ujarnya kepada Bisnis pada Jumat (4/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Bastanul Siregar
Terkini