Catat, Ini 3 Hal Wajib Sebelum Habiskan Uang Bonus untuk Bersenang-senang

Bisnis.com,15 Nov 2015, 17:00 WIB
Penulis: Tisyrin Naufalty Tsani
Wisata belanja di luar negeri menjadi daya tarik kalangan sosialita/covingtontravel.com

Bisnis.com, JAKARTA - Tak terasa penghujung tahun sudah semakin dekat. Biasanya, para pekerja akan menerima bonus setiap akhir tahun. Nah, bagaimana jika uang bonus yang akan diterima nantinya dihabiskan seluruhnya untuk berlibur?

Menurut Wealth Asset Management Fioney Sofyan Fonda, tak ada salahnya jika Anda berniat menghabiskan seluruh uang bonus untuk liburan dan bersenang-senang. Hanya saja, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum Anda bersuka-ria dengan uang bonus tersebut.

“Pada dasarnya bonus akhir tahun juga dapat dimanfaatkan seluruhnya untuk memberi penghargaan bagi diri sendiri. Bukan melulu harus habis untuk investasi sampai lupa memberi reward  kepada diri sendiri,” katanya kepada Bisnis.

Namun, ada beberapa syarat wajib yang harus Anda penuhi sebelum menghabiskan seluruh uang bonus untuk berlibur.

Pertama, Anda tidak mempunyai utang konsumtif seperti kartu kredit atau tagihannya harus nol. Utang konsumtif lainnya termasuk kendaraan yang tidak digunakan untuk usaha. Sebaiknya, lunasi dulu utang konsumtif Anda sebelum bersenang-senang.

Kedua, jumlah dana darurat sudah terpenuhi. Umumnya, perencana keuangan menyarankan dana darurat sebesar enam kali pengeluaran bulanan bagi yang masih lajang, dan enam hingga dua belas kali pengeluaran bulanan keluarga bagi yang sudah menikah.

Ketiga, Anda sudah mempunyai asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Asuransi kesehatan akan menanggung risiko ketika Anda sakit, sedangkan asuransi jiwa akan menanggung risiko ketika terjadi kecelakaan yang menyebabkan cacat tetap atau meninggal dunia.

Nah, dalam perencanaan keuangan, biasanya fokus pengaturan uang lebih kepada gaji atau pendapatan bulanan yang Anda dapatkan. Di sisi lain, uang bonus menjadi semacam back up untuk mencapai tujuan di luar tujuan keuangan utama. Begitu juga dengan porsi dana untuk investasi, seharusnya juga sudah dikeluarkan sekian persen pada saat awal Anda mendapatkan gaji. Jadi, Anda tinggal menentukan apakah bonus akan dipakai untuk menambah investasi atau sebagai  reward  bagi diri sendiri.

ALIHKAN UANG BONUS

Jika tujuan keuangan prioritas telah tercapai, Anda sangat berhak mengalihkan uang bonus untuk memberi penghargaan kepada diri sendiri, bisa dengan berlibur atau membeli segala sesuatu yang menyenangkan seperti gadget yang keren atau tas yang bagus.

“Liburan akan bermanfaat menjadi ‘makanan jiwa’ agar kita lebih bersemangat berkerja setelahnya. Batin itu membutuhkan liburan, misalnya setahun sekali atau dua tahun sekali,” kata perempuan bergelar Registered Financial Associates (RFA) ini.

Ketika mendapatkan uang bonus dan tujuan keuangan prioritas seperti yang telah disebutkan di atas sudah tercapai, Anda juga dapat mengalokasikan dananya untuk berinvestasi. Hal itu tentunya, ketika Anda belum berniat untuk langsung berlibur setelah uang bonus diterima.

Anda dapat mengalokasikan uang bonus tersebut secara sekaligus atau lum sump  pada instrumen investasi dengan tujuan untuk rencana berlibur satu atau dua tahun mendatang.

Bagaimana, apakah Anda termasuk kategori orang yang sudah layak untuk menghabiskan uang bonus dengan bersenang-senang? Kalau iya, bersiap-siaplah mengemasi barang dan pergi ke tempat-tempat indah yang jadi impian Anda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fatkhul Maskur
Terkini