Panin Bank Syariah Tekan BOPO di Bawah 80%

Bisnis.com,06 Des 2015, 23:33 WIB
Penulis: Ihda Fadila
Aktivitas di kantor Bank Panin Syariah. / Bisnis- Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank Panin Syariah Tbk. berupaya menekan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) di kisaran 70%-80%.

Direktur Utama Panin Syariah Deny Hendrawati mengatakan salah satu yang dilakukan perseroan untuk mencapai hal tersebut dengan mengutamakan efisiensi dalam memperluas jaringan.

Menurutnya, Panin Syariah terus melebarkan jaringan pelayanan, terutama melalui Layanan Syariah Bank (LSB) dengan perusahaan induk, yaitu PT Bank Panin Tbk., yang kini memiliki 565 kantor cabang.

Selain itu, perseroan juga bakal memanfaatkan program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) yang dalam rencana bisnis bank disebutkan bakal terealisasi tahun ini.

“Kami sebagai bank syariah yang usianya sampai saat ini, harus menjadi besar dan banyak bermitra, serta fasilitas-fasilitas yang tidak jadi beban di BOPO kami,” katanya saat ditemui Bisnis.com, belum lama ini.

Per kuartal III/2015, BOPO Panin Syariah memang tercatat meningkat signifikan. Hingga bulan kesembilan tahun ini, rasio BOPO Panin Syariah tercatat sebesar 89,57% atau naik 1.667 bps dari periode yang sama tahun lalu 72,9%. 

Dibandingkan dengan posisi Desember 2014, BOPO hingga bulan kesembilan ini juga menunjukkan peningkatan sebesar 2.110 bps dari Rp 68,47%.

Meski menerapkan efisiensi, kata Deny, Panin Syariah tetap berencana membuka kantor cabang tahun depan. Menurutnya, perseroan akan menyesuaikan dengan pelonggaran kebijakan yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pembukaan cabang untuk industri keuangan syariah.

“Dengan kebijakan OJK, kita cukup buka di 6 area, sehabis itu bisa gunakan layanan syariah di bank induk. Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Makasar. Kita sudah ada semua, tinggal satu, di Medan mau kita buka,” ujarnya.

Saat ini, jaringan kantor Panin Syariah terdiri dari 13 kantor cabang yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Semarang, Surabay, Malang, dan Makasar, serta tergabung dengan lebih dari 1.021 ATM. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Andhika Anggoro Wening
Terkini