NAM Air Buka Rute Baru Denpasar-Dili

Oleh:
youtiket NAM Air

Bisnis.com, JAKARTA--Seiring dengan peningkatakan permintaan, maskapai penerbangan NAM Air membuka rute baru di kawasan regional yakni tujuan Denpasar-Dili.

Rute menuju ibu kota Timor Leste itu merupakan rute regional pertama yang digarap oleh perusahaan penerbangan yang berada dalam Grup Sriwijaya Air tersebut. Saat ini NAM Air telah melayani tujuan penerbangan di kawasan domestik sebanyak 25 kota tujuan. 

Direktur Operasional NAM Air Daniel Aditya mengatakan terdapat potensi pasar yang sangat besar sekali untuk rute Denpasar-Dili, atau Dili-Denpasar. Kini, baru dua penerbangan yang melayani rute penerbangan tersebut setiap harinya, yakni Sriwijaya Air dan Citilink.

"Potensi pasarnya sangat tinggi karena permintaanya banyak, sedangkan jumlah angkutannya masih terbatas. Terdapat banyak ekspatriat atau pengusaha yang melakukan perjalanan menuju Dili. Negara tersebut sedang berkembang saat ini," ungkapnya usai acara penerbangan perdana NAM Air Denpasar-Dili, di Dili, Sabtu (19/12/2015).

Selain itu, cukup banyak pula pelajar asal Timor Leste yang bersekolah di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Untuk memfasilitasi permintaan menuju wilayah-wilayah itu, NAM Air tengah mengurus izin penerbangan Denpasar-Yogyakarta.

"Nanti bisa langsung terkoneksi. Sekarang kami fokus dulu pada rute baru ini. Kami masih menunggu izin dari Yogyakarta. Rencananya dalam dua sampai tiga bulan ke depan sudah bisa terealisasi," tambah dia.

Setelah Dili, NAM Air berencana menambah rute baru di kawasan regional lainnya, yakni menuju Darwin, Australia. Daniel mengatakan sudah ada permintaan penerbangan dari sana, dan perusahaan tengah menunggu hasil analisa pasar.

"Rencananya tahun depan tambah Darwin. Untuk rute domestik baru di tahun depan, kami melihat potensi tujuan Manado dan Papua," tuturnya.

Wakil Menteri Pekerjaaan Umum, Transportasi, dan Komunikiasi Timor Leste Mognacio Moreira mengatakan kini terdapat tiga maskapai penerbangan menuju Dili dari Indonesia, yakni Citilink, Sriwijaya Air, dan NAM Air.

"Dengan masukknya maskapai baru NAM Air, rute penerbangan Denpasar-Dili-Denpasar menjadi 21 penerbangan setiap minggu, dari sebelumnya 14 kali. Ini merupakan peluang besar bagi kami," ujarnya dalam sambutan.

Dia mengatakan dalam satu tahun terakhir terdapat peningkatan jumlah penumpang di Dili mencapai 45%. Oleh karena itu, ke depannya, Timor Leste akan terus mencoba mengembangkan koneksi penerbangan selain ke Indonesia, juga kawasan lainnya.

Karena tingginya tingkat permintaan, sambung dia, terdapat penumpang yang harus mengisi daftar tunggu terlebih dulu agar dapat melakukan penerbangan.

"Ini merupakan komitmen internasional, termasuk dengan Indonesia. Dengan begitu, akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi. Selain itu, akan mendorong pariwisata di Timor Leste," tambahnya.

NAM Air akan melayani penerbangan rute Denpasar-Dili satu kali pulang pergi setiap harinya. Armada yang digunakan akan adalah pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 120 kursi. Sejumlah 112 kursi untuk kelas ekonomi dan delapan kirsi lainnya untuk kelas eksekutif.

Adapun jadwal penerbangannya yakni berangkat dari Denpasar pukul 08.50 WIT, dan tiba di Dili pukul 11.35 LT. Lalu, penerbangan sebaliknya berangkat pukul 12.10 LT dan tiba di Denpasar pukul 12.45 WIT.

Editor: Fatkhul Maskur

Berita Lainnya: