Kasus Rembang, Semen Indonesia (SMGR) Ingin Dialog

Bisnis.com,22 Apr 2016, 12:45 WIB
Penulis: Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA--- Manajemen korporasi semen milik negara, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan pihaknya membuka diri untuk membicarakan masalah pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah.

Direktur Utama Semen Indonesia Suparni mengatakan pihaknya membuka diri untuk bertemu dengan masyarakat yang masih menolak rencana perusahaan mengoperasikan pabrik semen di Rembang.

“Sikap kami di korporasi adalah menghargai teman-teman yang masih kontra. Kami buka diri untuk bertemu, silaturahmi untuk bicarakan apa-apa yang dibicarakan, apa yang bisa riil menjadi bagian dari penyelesaian yang belum dipahami atau disetujui,” katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jumat (22/4).

Menurutnya, selain mendapat penolakan, Suparni mengatakan proyek pembangunan pabrik semen berkapasitas 3 juta ton itu juga mendapatkan dukungan. Menurutnya, sekitar 40%-45% dari 3.000 pekerja yang terlibat dalam proyek itu merupakan warga Rembang, sisanya warga Jawa Tengah.

Seperti diketahui, sampai saat ini proyek pembangunan pabrik semen di Rembang itu masih diprotes oleh sebagian masyarakat Rembang. Proyek pembangunan itu dianggap dapat berdampak buruk terhadap lingkungan hidup.

Beberapa waktu lalu, sejumlah perempuan asal Rembang memprotes proyek tersebut dengan cara membenamkan kaki di kotak berisi semen di Jakarta hingga ditemui oleh Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini