Per Mei 2016, Premi Central Asia Financial Melonjak Capai Rp7,5 Miliar

Bisnis.com,21 Jun 2016, 11:50 WIB
Penulis: Fitri Sartina Dewi
Central Asia Financial membukukan premi sebesar Rp7,5 miliar sampai dengan Mei 2016/ilustrasi

Bisnis.Com, JAKARTA—Perusahaan asuransi jiwa PT Central Asia Financial membukukan premi sebesar Rp7,5 miliar sampai dengan Mei 2016.

Presiden Direktur Central Asia Financial (CAF) Reginald J. Hamdani mengatakan capaian tersebut bertumbuh sebesar 15 kali lipat dari angka pendapatan premi pada periode yang sama tahun lalu.

“Pertumbuhannya memang cukup signifikan, karena kami baru meluncurkan produk Jagadiri pada awal tahun lalu. Sehingga pertumbuhannya sangat besar pada tahun ini,” kata Reginald kepada Bisnis, Senin (20/6/2016).

Dia menuturkan, sejak produk asuransi Jagadiri sebagai asuransi e-commerce pertama kali diluncurkan pada awal tahun lalu, animo masyarakat terhadap produk itu hingga saat ini masih sangat tinggi. Sampai dengan akhir tahun ini, pendapatan premi ditargetkan bisa mencapai Rp30 miliar atau tumbuh sebesar 100% dari perolehan premi pada 2015 yang mencapai Rp15 miliar.

Menurutnya, biaya premi yang cukup terjangkau, serta fasilitas pengembalian premi sebesar 25% per tahun apabila tidak ada klaim dinilai menjadi alasan besarnya minat masyarakat untuk memiliki produk asuransi Jagadiri.

Lebih lanjut, Reginald mengungkapan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, perusahaan telah meluncurkan beberapa produk turunan dari Jagadiri seperti jaga kesehatan plus, jaga kecelakaan, dan berbagai produk lainnya.

Dalam upaya peningkatan pelayanan kepada konsumen, belum lama ini CAF juga meluncurkan produk terbaru yaitu Jaga Sehat Keluarga (JSK) sebagai produk asuransi yang dikhususkan untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi keluarga.

“Dengan adanya produk baru tersebut, CAF menargetkan bisa menambah jumlah polis sebanyak 17.000. Tahun lalu, polis asuransi Jagadiri jumlahnya mencapai 13.000 polis,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mencapai target kinerja perusahaan, perseroan berkomitmen mengembangkan jalur distribusi ke segmen komunitas, dan menambah tenaga telemarketing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Gita Arwana Cakti
Terkini