Bank Sulselbar Bagikan Dividen Senilai Total Rp300,6 Miliar

Bisnis.com,28 Jun 2016, 13:18 WIB
Penulis: Amri Nur Rahmat

Bisnis.com, MAKASSAR - Bank Sulselbar membagikan dividen sebesar Rp300,6 miliar atau 60% dari total perolehan laba perseroan sepanjang tahun lalu.

Corporate Secretary Bank Sulselbar Irmayanti Sulthan mengatakan dividen selanjutnya dialokasikan kepada seluruh pemda se-Sulsel dan Sulbar secara proporsional sesuai dengan porsi kepemilikan saham.

"Sesuai dengan keputusan RUPS Tahunan, 60% dari laba bersih tahun lalu dialokasikan sebagai dividen. Pemprov Sulsel penerima dividen paling besar mencapai 34%," katanya, Selasa (28/6/2016).

Irmayanti menjelaskan, sisa perolehan laba bersih selanjutnya akan digunakan memperkuat modal perseroan seiring dengan upaya menuju BPD Regional Champion.

Pada tahun lalu, Bank Sulselbar membukukan laba bersih sebesar Rp501 miliar yang ditopang oleh performa kinerja keuangan yang cenderung meningkat.
Hingga akhir 2015, perseroan mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 15,2% menjadi Rp11,5 triliun dari tahun lalu yang tercatat Rp10 triliun.

Sementara itu, penghimpunan DPK per Desember 2015 menjadi Rp7,6 triliun kemudian penyaluran kredit Rp8,3 triliun pada periode yang sama.

Adapun pada tahun ini Bank Sulselbar menargetkan pertumbuhan aset sekitar 20% menjadi sebesar Rp14 triliun.

Target itu diharapkan mampu tercapai seiring dengan komitmen sejumlah pemegang saham yang bakal menambah besaran setoran modal untuk ikut mendorong rencana bisnis perseroan.

Diantaranya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemegang saham yang berencana mengalokasikan sekitar Rp50 miliar sebagai penambahan penyertaan modal.

Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel Abdul Latief mengatakan penyertaan modal tersebut akan segera dilakukan dari hasil penerimaan dividen Bank Sulselbar.

"Rencananya memang Pemprov akan menyetor kembali 50% dividen yang diterima untuk mendukung modal Bank Sulselbar. Segera kita finalisasi bersama dengan legislatif," katanya.

Sepanjang kuartal I/2016, Bank Sulselbar meraup pertumbuhan laba bersih sebesar 25,79% menjadi Rp150,54 miliar dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu senilai Rp119,67 miliar.

Selain itu, dari segi pertumbuhan kredit secara year to date (ytd) perseroan mencatatkan kenaikan sebesar 1,85% menjadi Rp8,52 triliun, sedangkan untuk penghimpunan dana pihak ketiga tumbuh 69,44% menjadi Rp12,2 triliun dibandingkan dengan akhir tahun lalu yang senilai Rp7,2 triliun.

Pada tiga bulan pertama tahun ini, pertumbuhan DPK perseroan disokong oleh kenaikan giro sebesar 118,55% menjadi Rp7,44 triliun dibandingkan dengan akhir tahun lalu.

Pertumbuhan DPK juga didorong oleh pertumbuhan deposito yang sebesar 88,13% menjadi Rp3,28 triliun dibandingkan dengan akhir tahun lalu.
Sementara itu, untuk pertumbuhan tabungan menyusut sebesar 28,25% menjadi Rp1,47 triliun dibandingkan dengan akhir tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Gita Arwana Cakti
Terkini