PENGUATAN MODAL: Pemegang Saham Bank Nagari Kaji Dua Opsi

Bisnis.com,03 Sep 2016, 19:30 WIB
Penulis: Heri Faisal
Kantor pusat Bank Nagari di Padang Sumatra Barat/banknagari.co.id

Bisnis.com, PADANG—Pemegang saham PT BPD Sumatra Barat alias Bank Nagari mempertimbangkan opsi initial public offering (IPO) atau melakukan penawaran saham perdana di bursa efek guna meningkatkan modal.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mengatakan penguatan modal bank menjadi penting untuk bersaing di industri perbankan dalam negeri. Apalagi, BPD tidak bisa terus-terusan mengandalan suntikan modal dari pemegang saham melalui APBD yang juga tidak besar.

“Modal itu, darah bagi perbankan. Bank Nagari bisa mengambil alternatif IPO atau strategic partner dengan BUMN untuk memperkuat modal,” katanya, Jumat (2//8/2016).

Menurutnya, dengan semakin kuatnya modal bank, maka perseroan bisa bersaing dengan bank umum lainnya yang sudah beroperasi di daerah. Minimal, menjadi tuan di daerah sendiri, sesuai target BPD regional champions bagi BPD.

Irwan mengatakan langkah aman untuk memperkuat modal tentu saja melalui penyertaan pemegang saham. Namun, dengan keterbatasan APBD, langkah itu jelas sulit dilakukan.

“Mungkin alternatif strategic partner dengan bank BUMN yang paling baik. Kalau cara itu belum maksimal, bisa juga IPO,” ujarnya.

Untuk IPO, Irwan menilai ada risiko yang rentan terhadap gonjang-ganjing ekomoni. Apalagi, Bank Nagari terhitung masih memiliki modal kecil Rp1,7 triliun, atau masih dalam kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) II.

Meski begitu, dia menyebutkan memberikan kepercayaan penuh kepada manajemen untuk mencari solusi penguatan modal bank, agar tetap mampu bersaing dengan perbankan lainnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fatkhul Maskur
Terkini