Perbarindo Bali: BPR Harus Lebih Terlibat Program Pemerintah

Bisnis.com,12 Okt 2016, 04:34 WIB
Penulis: Feri Kristianto
Perbarindo/ilustrasi

Bisnis.com, DENPASAR - Perbarindo Bali mengharapkan BPR lebih banyak dilibatkan dalam program-program pemerintah, khususnya penyaluran bansos nontunai.

Ketua DPD Perbarindo Bali Ketut Wiratjana menilai pemerintah masih pilih kasih melibatkan perbankan dalam mempermudah penyaluran bantuan sosial.

"Bansos tunai, kabarnya akan memakai ATM bank dan kami kan juga bank bukan hanya bank umum. Mohon sekiranya dilibatkan," ucapnya, Selasa (11/10/2016).

Dia memaparkan BPR di Bali sebanyak 138 yang tersebar hingga pelosok desa, dan sebagian besar nasabahnya adalah masyarakat desa yang susah mengakses ke bank umum. Akan lebih baik jalur distribusi yang sudah dibentuk BPR ikut dimanfaatkan oleh pemerintah dalam menyalurkan bantuan.

Wiratjana mengharapkan ke depannya pihaknya bisa berperan aktif dalam penyaluran bantuan nontunai.‎ Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Agus Sugiarto memuji kiprah BPR khususnya dalam melakukan literasi.

Sebelumnya, Kemensos menyalurkan bantuan sosial nontunai kepada warga Gianyar dengan mengandeng Himpunan bank milik negara (Himbara).

Bantuan perlindungan, jaminan dan pemberdayaan sosial disalurkan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimodifikasi menjadi Kartu Debet ATM Himbara dengan system E-Walet dan tabungan terintegrasi.

Teknis pengambilan bantuan nontunai PKH dan Rastra melalui E-Warong KUBE – PKH ini dalam rangka pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Selain itu, terdapat titik-titik lainnya yang dapat digunakan untuk pencairan melalui agen-agen perbankan, ATM dan outlet bank tertentu.

Jaringan outlet Himbara saat ini mencapai lebih 55.000 ATM dan lebih dari 114.000 agen sehingga dapat mengakomodir penyaluran bansos tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Yusuf Waluyo Jati
Terkini