Analis: Margin Bank Bakal Terkerek Tahun Depan

Bisnis.com,14 Okt 2016, 19:06 WIB
Penulis: Novita Sari Simamora
Ilustrasi/www.udku.com.au

Bisnis.com, JAKARTA - Kalangan analis menilai penurunan terhadap margin bunga bersih (net interest margin/NIM) sudah seharusnya mulai dilakukan pada tahun depan.

Analis BCA Sekuritas Igor Nyoman Putra menuturkan industri perbankan saat ini masih mendapatkan keuntungan dari sisi suku bunga kredit belum juga turun. Dia pun menyakini bahwa tekanan NIM pada tahun depan harus diantisipasi dengan mengurangi biaya dana.

"Bank sebagai pemain akan sentisif dengan suku bunga dan ini akan menguntungkan," tulisnya dalam riset seperti yang dikutip pada Jumat (14/10/2016).

Dia memprakirakan NIM industri perbankan akan turun hingga 32 basis poin (bps) pada 2017-2018, dibandingkan dengan ekspektasi yang bisa turun 22 bps secara tahunan.

Dia mengungkapkan hal yang sering diperdebatkan oleh bank besar yakni kesulitan dalam mempertahankan atau menumbuhkan suku bunga deposito, sebab bunga deposito bank besar lebih rendah dari bank-bank kecil. Meski kelompok bank besar memiliki kekhawatiran, katanya, kondisi tersebut tidak berefek besar.

"Bunga deposito tinggi yang ditawarkan kelompok bank kecil tidak akan bertahan  jangka panjang. NIM bank-bank kecil juga akan terkuras, mereka akan kurang kompetitif dari bunga kredit," tulisnya dalam riset baru-baru ini.

 

Estimasi Kinerja Keuangan Sekelompok Bank

Ticker

Kapitalisasi Pasar (US$Miliar)

Laba Bersih (RpTriliun)

2016

2017

BBCA

29,12

19,71

19,71

BBRI

22,25

24,94

27,95

BMRI

19,36

14,51

17,97

BBNI

7,52

10,04

11,41

BDMN

2,78

2,88

3,53

BBTN

1,54

2,24

2,65

BNGA

1,68

1,48

1,91

BJBR

1,17

1,6

1,73

Sumber: Riset BCA Sekuritas

 

 

 

 

Ticker

Kapitalisasi Pasar (US$Miliar)

Laba Bersih (RpTriliun)

2016

2017

BBCA

29,12

19,71

19,71

BBRI

22,25

24,94

27,95

BMRI

19,36

14,51

17,97

BBNI

7,52

10,04

11,41

BDMN

2,78

2,88

3,53

BBTN

1,54

2,24

2,65

BNGA

1,68

1,48

1,91

BJBR

1,17

1,6

1,73

Sumber: Riset BCA Sekuritas

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Yusuf Waluyo Jati
Terkini