Tren Pertumbuhan Investor Pasar Modal Kalbar Membanggakan BEI

Bisnis.com,31 Okt 2016, 21:43 WIB
Penulis: Newswire
Ilustrasi/JIBI

Bisnis.com, PONTIANAK - Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Pontianak, Taufan, mengatakan pertumbuhan jumlah investor di pasar modal di Kalimantan Barat hingga September 2016 cukup singnifikan mencapai 1.425 investor.

"Tren pertumbuhan dari jumlah investor sangat membanggakan dan itu selalu naik. Kita optimis dan target kita akan tumbuh 300%. Saat ini total investor kita sudah mencapai 7.171 investor," ucapnya di Pontianak, Senin (31/10/2016).

Ia merincikan, berdasarkan sebaran wilayah di Kalbar yang terdiri 14 kabupaten atau kota, Kota Pontianak masih mendominasi dengan total 5.141 investor dan selanjutnya disusul Kabupaten Kubu Raya yakni sebanyak 516 investor.

"Sedangkan untuk wilayah yang jumlah investornya terendah di Kalbar yakni di Kabupaten Kayong Utara hanya delapan investor saja," kata dia.

Dilihat dari profesi yang menjadi investor di pasar modal, karyawan swasta masih mendominasi dengan jumlah 1.840 investor. Sedangkan profesi terendah di pasar modal di Kalbar dari kalangan guru yang hanya 14 investor.

"Untuk potret umur investor 41-70 tahun masih tertinggi yakni sebanyak 2.535 investor dan tidak kalah tinggi juga yang sudah mulai digemari anak muda dengan jmlah 1.875 investor," terangnya.

Meski pencapai saat ini sangat memuaskan, namun kata Taufan pihaknya akan terus melakukan literasi pasar modal terhadap masyarakat di Kalbar.

"Literasi industri keuangan di Indonesia khususnya di pasar modal memang masih rendah yakni masih di kisaran empat persen. Oleh karena itu literasi ini terus kita lakukan dengan maksimal agar manfaat yang baik dan aman serta prosepek yang baik pula dalam berinvetasi bagi masyarakat di pasar modal dapat dirasakan," katanya.

Untuk di Kalbar sendiri, sejumlah program gencar pihaknya lakukan dengan pihak terkait untuk mengenalkan dan mengedukasi pasar modal kepada masyarakat. Beberapa diantaranya meliputi sekolah pasar modal, forum calon investor, galeri investasi, sosialisasi, talkshow, pelatihan dengan jurnalis ekonomi dan sejumlah kegiatan lain.

"Saat ini transaksi di pasar modal kita sudah mencapai Rp5,3 triliun dan target kita tahun depan Rp7 triliun. Dengan maksimalnya sosialisasi dan edukasi dengan sejumlah program yang ada kita optimis target tercapai," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Yoseph Pencawan
Terkini