Pembiayaan Mandiri Utama Finance Capai Rp1,9 Triliun

Bisnis.com,14 Nov 2016, 20:23 WIB
Penulis: Fitri Sartina Dewi
Mandiri Utama Finance/manidirutamafinance.com

Bisnis.com, JAKARTA—Realisasi target pembiayaan PT Mandiri Utama Finance per Oktober 2016 telah mencapai 67% dari total target pembiayaan tahun ini yang diperkirakan bisa mencapai Rp2,84 triliun.

Direktur Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF) Stanley Atmadja mengatakan sampai dengan Oktober 2016, perusahaan telah merealisasikan pembiayaan Rp1,9 triliun. Dari total pembiayaan itu porsi terbesar masih disalurkan untuk pembiayaan mobil baru.
 
“Kontribusi pembiayaan mobil baru sekitar 30%, sisanya merata antara mobil bekas dan motor,” kata Stanley kepada Bisnis, Senin (14/11/2016).
 
Kendati, realisasi pembiayaan baru mencapai 67%, pihaknya tetap optimstis target pembiayaan sepanjang tahun ini masih bisa tercapai. Guna memacu penyaluran pembiayaan, anak  usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. itu akan mengoptimalkan dan meningkatkan produktifitas dari jaringan kantor cabang.Saat ini jumlah kantor cabang MUF telah mencapai 68 unit yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
   
Selain itu, MUF juga akan melakukan inisiatif aliansi dengan induk perusahaan untuk menggarap peluang pembiayaan terhadap nasabah Bank Mandiri. Upaya perluasan produk pembiayaan juga akan segera direalisasikan dengan mengembangkan produk multiguna untuk renovasi rumah.
 
“Semua aktifitas ini sudah diproyeksikan akan mencapai target yang sudah kami tentukan,”ujarnya.
 
Terkait pendanaan untuk menopang target pembiayaan tahun ini, dia mengungkapkan pihaknya belum berencana mencari sumber pendanaan dari pihak lain. Menurutnya, pendanaan bersama dengan Bank Mandiri dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan perseroan sepanjang tahun ini.
 
Sementara itu, berdasarkan ikhtisar data keuangan industri pembiayaan yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2016 menunjukkan piutang pembiayaan industri per Agustus 2016 mencapai Rp374 triliun. Realisasi itu tumbuh 0,86% jika dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp370,84 triliun.
 
Dari total Rp374 triliun, pembiayaan Rp263 triliun disalurkan untuk pembiayaan konsumen. Kemudian, Rp99,48 triliun untuk pembiayaan sewa guna usaha, pembiayaan anjak piutang Rp11,41 triliun, dan Rp128 miliar sisanya disalurkan untuk pembiayaan kartu kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini