Jokowi Dorong Jakarta Jadi Pusat Keuangan Syariah Internasional

Bisnis.com,23 Des 2016, 19:20 WIB
Penulis: Irene Agustine
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mendorong agar canangan Pusat Keuangan Syariah Internasional yang berbasis di Jakarta bisa segera terealisasi untuk meningkatkan penetrasi industri keuangan berbasis hukum Islam tersebut.

“Yang saya dengar baru digodok di OJK, nanti akan disampaikan kepada saya. Karena memang potensi dan kekuatannya kita miliki, kenapa tidak kita manfaatkan,” katanya, saat membuka Silahturahim dengan Stakeholder Sukuk Negara, di Istana Negara, Jumat (23/12/2016).

Rencana tersebut diharapkan dapat meningkatkan pasar industri keuangan syariah saat ini hanya 5% dari industri keuangan nasional atau masih sangat jauh dari potensi yang bisa dikembangkan

Apalagi, pemerintah tengah menempuh berbagai cara untuk penguatan sumber pembiayaan APBN. Sejauh ini, penguatan surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara telah cukup membantu pendanaan sejumlah proyek.

Sepanjang tahun ini, dana sukuk yang telah digunakan untuk berbagai proyek mencapai Rp20,8 triliun. Proyek tersebut antara lain pembangunan jalur kereta api, jembatan dan sarana serta prasarana gedung sekolah.

“Artinya instrumen keuangan berbasis syariah di Indonesia memilki potensi yg sangat besar dan peran penting dalam kegiatan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini