BI NTB Terus Sosialisasikan Uang Rupiah Tahun Emisi 2016

Bisnis.com,14 Jan 2017, 01:11 WIB
Penulis: Eka Chandra Septarini
Uang rupiah baru/Jibi

Bisnis.com, MATARAM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat terus melakukan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah tahun emisi (TE) 2016 kepada masyarakat luas agar masyarakat semakin mengenal uang emisi terbaru yang dikeluarkan oleh bank sentral tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Prijono mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara intensif termasuk kepada organisasi kemasyarakatan yang ada di NTB.

"Kami sudah sosialisasikan, ke MUI kami sudah dua kali pada minggu ini dan kami juga sudah bertemu dengan ormas-ormas yang ada di NTB guna memberikan informasi terkait dengan uang rupiah yang baru ini," ujar Prijono dalam temu media di Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, Jumat (13/1/2017).

Menurut Prijono, sosialisasi ini penting kepada masyarakat agar masyarakat yakin dengan rupiah sebagai alat tukar dan alat pembayaran yang dikeluarkan oleh negara secara sah.

Sosialisasi tersebut, lanjut Prijono, juga untuk mengedukasi masyarakat luas, dan meredam tindakan kriminal pemalsuan uang, termasuk mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat terkait lambang palu arit di rupiah.

“Gambar tersebut adalah salah satu sistem pengamanan uang yang disebut dengan rectoverso. Di semua mata uang negara lain juga ada pengamanan rectoverso tersebut. Pada rupiah, rectoverso-nya berbentuk lambang Bank Indonesia," papar Prijono.

Untuk langkah selanjutnya, Prijono telah menyiapkan untuk melakukan sosialisasi ke pasar tradisional dan juga sekolah-sekolah agar semakin banyak masyarakat yang paham tentang uang rupiah. Sebelumnya, selain kepada MUI, pihaknya juga telah memberikan edukasi dan informasi kepada DPRD Provinsi, SKPD, dan beberapa lembaga pemerintahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Yusuf Waluyo Jati
Terkini