Peruri Mengimbau Masyarakat Waspada Terhadap Penipuan Lowongan Kerja

Bisnis.com,17 Jan 2017, 19:16 WIB
Penulis: Annisa Sulistyo Rini
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang dikirimkan melalui SMS tentang penerimaan karyawan di lingkungan perusahaan.

Eddy Kurnia, Head of Corporate Secretary Peruri, mengatakan pagi hari tadi dirinya menerima pesan singkat dari telepon seluler yang tidak dikenal. Pesan tersebut berbunyi bahwa Peruri membuka lowongan kerja di 2017 untuk semua jurusan.

Pesan tersebut juga mengarahkan bagi yang berminat untuk mengunjungi alamat http//www.ppm-peruri.com. Pesan singkat tersebut, katanya, ternyata juga diterima oleh beberapa kolega Eddy yang melakukan konfirmasi langsung.

"Tentu saya jelaskan bahwa isi pesan singkat tersebut sama sekali tidak benar, itu adalah penipuan. Selain itu, Peruri tidak pernah mengumumkan penerimaan karyawan melalui pesan singkat," ujar Eddy dalam keterangan resmi, Selasa (17/1/2017).

Di dalam penerimaan karyawan baru, Eddy menjelaskan Peruri mengadakannya sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta diumumkan secara  terbuka melalui website peruri.co.id, surat kabar nasional dan bekerja sama dengan lembaga independen yang ahli di bidangnya.

“Tidak benar sama sekali bahwa di dalam rekrutmen karyawan, Peruri meminta sejumlah uang untuk biaya tiket/travel dan hotel. Kami menerima banyak pengaduan dengan modus seperti itu dan berulangkali sudah dijelaskan bahwa itu adalah penipuan,” lanjutnya.

Selain  itu, dia juga menyebutkan alamat resmi Peruri hanya di Kawasan Produksi Peruri berada di Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel,Karawang dengan Kantor Pusat di Jl. Palatehan No. 4, Blok K-V, Kebayotan Baru, Jakarta Selatan. Peruri hingga saat ini juga tidak mempunyai kantor cabang di manapun, kecuali lokasi di atas.

Apabila ada yang menawarkan melalui pesan singkat, media sosial atau email bahwa Peruri mengadakan seleksi di Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Denpasar atau kota-kota lainnya, dapat disampaikan bahwa hal tersebut sama sekali tidak benar.

Adapun, Peruri merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mempekerjakan karyawan organik hingga posisi akhir Desember 2016 sebanyak 2.047 orang, terdiri dari 1.725 pria dan 322 wanita. Tingkat pendidikannya 2,68% S2, 19,88% S1, 5,86% D3 dan 71,5% sisanya SLTA ke bawah. Sesuai dengan

Peraturan Pemerintah (PP) 32 Tahun 2006, tugas utama Peruri adalah mencetak uang NKRI, dokumen keimigrasian (paspor), pita cukai, meterai dan buku pertanahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Andhika Anggoro Wening
Terkini