Akhir 2018, Tol Surabaya-Ngawi Rampung

Bisnis.com,15 Mar 2017, 01:06 WIB
Penulis: Annisa Sulistyo Rini
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol Solo-Ngawi, di Sragen , Senin (20/2)./JIBI-Sunaryo Haryo Bayu

Bisnis.com, SURABAYA - Jalan tol Surabaya-Ngawi diproyeksikan rampung pada akhir tahun 2018.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, Presiden RI Joko Widodo, sudah menyetujui percepatan pembangunan jalan tol tersebut. Saat ini, pembangunan jalan tol tinggal menyisakan sedikit permasalahan, yakni perluasan jalan untuk interchange di Kertosono.

Pakde Karwo-sapaan akrabnya--menyatakan jalur tol Surabaya-Mojokerto sudah terhubung sebelum hari raya Idul Fitri 2017.

"Walaupun pada ruas Mojokerto-Surabaya masih satu jalur. Nanti diberikan pembatas jalan," ucapnya dalam keterangan resmi, Selasa (14/3/2017).

Selain tol Surabaya-Mantingan Ngawi, jalur tol Pandaan-Malang juga menjadi prioritas lainnya. Kendala pembebasan lahan seperti tanah kas desa, lanjutnya, sudah terselesaikan.

Soekarwo menjelaskan, langkah yang ditempuh terkait pembebasan lahan ini yaitu melalui penitipan uang pengganti kepada Pemerintah Daerah. Apabila ada keinginan naik, maka akan dilakukan appraisal kedua, dan PT Jasa Marga tidak berkeberatan dengan kenaikkan tersebut.

Dia juga menyampaikan kepastian pembangunan bandara di Kediri oleh PT Gudang Garam. Selain untuk perusahaan tersebut, bandara ini nantinya juga dimanfaatkan untuk masyarakat luar.

Sedangkan, rencana pembangunan bandara di Tulungagung, karena terlalu dekat ruang udaranya, maka diproyeksikan akan dipindah ke Trenggalek.

Mengenai pembubaran Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, Pakde Karwo menjelaskan masyarakat tidak perlu resah karena fungsi penyelesaian dilakukan oleh pejabat eselon 2 di Kementerian PUPR.

“Langkah tersebut dilakukan untuk efektivitas penanganan,” katanya.

Langkah berikutnya, Soekarwo menginginkan untuk dijadikan museum vulkanologi guna edukasi melalui simulasi gunung meletus. Sebab, jalur mud volkano diperkirakan sampai Gunung Anyar, bahkan sampai dengan Madura.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Nancy Junita
Terkini