Bank Bidik Layanan Kartu Kredit Melalui Ponsel

Bisnis.com,27 Mar 2017, 13:57 WIB
Penulis: Dini Hariyanti
Perbankan terutama bank pelat merah mengembangkan aplikasi mobile banking yang lebih komprehensif. Tidak hanya layanan transaksi keseharian, ke depan kartu kredit juga bisa diatur melalui telepon selular nasabah. PT Bank Mandiri (Persero)./.

Bisnis.com, JAKARTA— Perbankan terutama bank pelat merah mengembangkan aplikasi mobile banking yang lebih komprehensif. Tidak hanya layanan transaksi keseharian, ke depan kartu kredit juga bisa diatur melalui telepon selular nasabah.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyatakan konsep tersebut akan diterapkan mulai pertengahan tahun ini melalui aplikasi Mandiri Online di ponsel pintar nasabah. Saat ini, Mandiri Online baru sajikan transaksi keseharian dulu.

“Kami ingin membuat pengalaman nasabah menggunakan Mandiri Online di ponsel sama kaya di kartu,” ujar Direktur Digital banking and Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans menjawab Bisnis.

Mandiri Online merupakan aplikasi hasil integrasi layanan internet banking dan mobile banking Bank Mandiri. Bank Mandiri melalui aplikasi ini ingin menawarkan layanan perbankan berbasis teknologi informasi terkini yang memberikan banyak kemudahan.

Senior EVP Chief Technology Officer Bank Mandiri Joseph Georgino Godong menuturkan, nasabah menjadi lebih gampang dalam memperoleh informasi tentang seluruh produk bank sekaligus melakukan transaksi keuangan.

“Saat ini, hampir semua orang sudah punya internet banking dan mobile banking tetapi belum ada yang menyediakan akses tunggal untuk mengakses keduanya,” katanya.

Bukan hanya Bank Mandiri selaku bank BUMN yang tengah mengkaji kemudahan layanan kartu kredit melalui ponsel, ada pula PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Berbeda dengan Bank Mandiri yang mengemasnya dalam Mandiri Online, BNI menamainya layanan push payment.

Metode push payment dalam transaksi kartu kredit ini dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi khusus yang harus di-install di telepon genggam. Dalam bertransaksi, aplikasi ini akan memberikan QR code yang dapat dipindai oleh mesin kasir. Metode ini menggantikan tahapan menggesek kartu kredit di mesin electronic data capture (EDC).

General Manager Divisi Bisnis Kartu Kredit BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan, teknologi tersebut dikembangkan untuk menarik minat nasabah muda yang semakin akrab dengan ponsel pintar. “Karena orang lebih sering ketinggalan dompet daripada ponsel. Sehingga transaksi seharusnya bisa dilakukan di ponsel,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, BNI masih akan tetap mempertahankan kartu kredit dalam bentuk kartu untuk mempertahankan nasabah lama yang loyal. Dalam jangka waktu panjang, bentuk kartu kredit konvensional juga masih akan diminati oleh sebagian besar nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Linda Teti Silitonga
Terkini