Genjot Transaksi Elektronik, Bank BSG Gandeng BNI

Bisnis.com,21 Apr 2017, 21:03 WIB
Penulis: Rivki Maulana
Ilustrasi
Bisnis.com, MANADO -- PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) menjalin kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam pemanfaatan jaringan elektronik. Kongsi ini diharapkan bisa meningkatkan transaksi elektronik dan mendongkrak pendanaan.
 
Direktur Operasional BSG, Welan T. Palilingan mengatakan kerja sama dengan BNI memungkinkan nasabah BSG bertransaksi di seluruh mesin electronic data captured (EDC)  milik BNI. Jumlah EDC bank berlogo 46 itu mencapai 158.929 per Maret 2017. 
 
Menurut Welan pemanfaatan jaringan EDC milik BNI membuat fitur layanan BSG bertambah karena hingga saat ini perseroan tidak memiliki mesin EDC. "Jadi kartu BSG bukan hanya sekedar kartu ATM buat mengambil uang tunai. Tapi juga bisa buat belanja sehingga mengurangi transaksi tunai," jelasnya kepada Bisnis, Kamis malam (20/4/2017).
 
Welan menambahkan kerja sama pemanfaatan mesin EDC BNI diharapkan bisa segera berjalan karena menjadi prioritas dari nota kesepahaman yang telah disetujui kedua belah pihak. Dia membeberkan, BSG juga menjajaki kerja sama bisnis lain dengan BNI antara lain club deal untuk kredit produktif, layanan pengiriman uang, hingga keagenan trade finance.  
 
Welan memproyeksi, peningkatan transaksi elektronik nasabah BSG bakal mendorong pertumbuhan dana. Pasalnya secara umum, setiap satu hingga dua transaksi bakal mendongkrak tabungan hingga dua kali lipat. "Yang penting adalah menyediakan apa yang dibutuhkan nasabah. Kenaikan tabungan itu adalah akibat," jelasnya.
 
Sepanjang 2017, BSG menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 30,87% dari posisi 2016 sebanyak Rp7,94 triliun. 
 
Selain memperkuat fitur transaksi, Bank Sulutgo juga berencana menambah 55 mesin anjungan tunai mandiri atau ATM baru serta mengganti 40 hingga 60 mesin ATM yang sudah ada. Adapun saat ini, jumlah ATM BSG mencapai 139 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini