Sepanjang Libur Lebaran, 103.085 Kartu JakCard Terjual

Bisnis.com,02 Jul 2017, 20:11 WIB
Penulis: Ropesta Sitorus

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta (Bank DKI) akan mengembangkan kartu prabayar JakCard menjadi kartu JakOne untuk memperluas manfaat alat pembayaran tersebut.

Zulfarshah, Corporate Secretary Bank DKI, mengatakan kartu Jakcard yang merupakan uang elektronik tersebut tidak hanya dapat digunakan sebagai alat pembayaran bus TransJakarta, tetapi juga untuk beragam kebutuhan pembayaran.

"Saat ini, Jak Card bukan hanya bisa digunakan untuk masuk ke Taman Margasatwa Ragunan, tapi juga bisa dipergunakan untuk bus TransJakarta, tiket masuk Monas, dan museum museum yang ada di Jakarta,” kata Zulfarshah lewat keterangan tertulis, Minggu (2/7/2017). 

Bank DKI mendukung Taman Margasatwa Ragunan untuk menyediakan fasilitas pembayaran bagi pengunjung dengan menyediakan kartu JakCard. Sepanjang liburan hari raya kemarin,  Bank DKI telah menjual sebanyak 103.085 ribu kartu JakCard.

Selain untuk pembayaran tiket masuk ke Ragunan dan museum, kartu Jakcard juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran untuk membeli makanan atau minuman di merchant-merchant yang ada di Ragunan yang telah dilengkapi dengan EDC dari Bank DKI.

Di masa mendatang, lanjut Zulfarshah, kartu Jakcard akan dikembangkan menjadi JakOne agar dapat digunakan untuk masuk ke lokasi wisata Taman Impian Jaya Ancol. Realisasinya diharapkan terwujud pada tahun ini.

Dia menuturkan, perbankan yang saat ini mendapat izin uang elektronik dengan kartu (e-money) dari Bank Indonesia hanya delapan bank termasuk Bank DKI. Bila sistem gerbang pembayaran nasional (National Payment Gateway/NPG) telah resmi diberlakukan, tentunya kartu JakCard juga akan dapat digunakan untuk transaksi di jalan tol.

“Oleh sebab itu kami akan melakukan co-branding agar kartu JakCard juga bisa digunakan untuk di jalan tol, dan menjadi alat transaksi di semua moda transportasi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Farodilah Muqoddam
Terkini