Balap Kuda Tradisional Dongkrak Kunjungan Turis ke Kabupaten TTU

Bisnis.com,06 Agt 2017, 20:05 WIB
Penulis: Newswire
Dua remaja melatih kudanya saat mengisi liburan menjelang kejuaraan pacuan kuda di lapangan Prailiu, Waingapu, Minggu (25/6). Warga Sumba mempersiapkan kuda andalannya berkenaan dengan kegiatan Parade 1001 Kuda dan Festival Tenun Ikat yang akan berlangsung 3-12 Juli 2017 untuk meningkatkan pariwisata di daerah setempat. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, KEFAMENANU -- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, yang berbatasan dengan Distrik Oekusi, Timor Leste, mengembangkan potensi Pacuan Kuda Tradisional di Kecamatan Wini untuk menarik kunjungan wisatawan ke daerah itu.

"Mengingat even ini semakin digemari oleh masyarakat dan mereka yang hobi balap kuda, maka kami terus mengembangkan even balap kuda ini sebagai even tahunan agar dapat menarik banyak wisatawan," kata Bupati TTU, Ray Fernandez, di Kefamenanu, Minggu (6/8/2017).

Pada balap kuda di Wini --garis perbatasan Indonesia dengan negara Timor Timur, di pantai utara Pulau Timor-- diikuti hampir semua pencinta balap kuda dari seluruh NTT. Sejak lama telah ada stadion pacuan kuda di Tanjung Bastian itu.

Bahkan yang memastikan hadir juga dari Manado, Nusa Tenggara Barat, serta dari negara tetangga.

"Pacuan kuda ini sudah berlangsung 14 tahun dan semakin banyak peminatnya. Oleh karena itu, kami juga tengah berusaha memperindah dan memperbaiki lintasan pacuan agar lebih bagus dan aman saat para joki bertanding dengan kuda-kudanya," kata Fernandez.

Balap Kuda Tradisional di Wini Dongkrak Turis ke Kabupaten TTU

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Nancy Junita
Terkini