Industri Manufaktur Mikro dan Kecil di Bali Tumbuh 3,82%

Bisnis.com,07 Agt 2017, 10:14 WIB
Penulis: Newswire
Pengrajin membuat perhiasan dari perak./Antara-Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, DENPASAR—Produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Bali pada triwulan II/2017 tumbuh sebesar 3,82%, dibandingkan dengan triwulan yang sama pada 2016.

"Bahkan, angka pertumbuhan IMK [industri manufaktur mikro dan kecil ] Bali pada triwulan II/2017 ini lebih tinggi dari angka nasional yang tercatat 1,32%," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, di Denpasar, Senin (7/8/2017).

Namun, pertumbuhan IMK tersebut dibandingkan dengan triwulan I/2017 turun 5,67%. Capaian IMK Bali itu berada di bawah pertumbuhan nasional yang mencapai 0,47% pada periode yang sama.

"Produksi yang dihasilkan perusahaan industri manufaktur besar dan sedang (IBS) di Bali pada triwulan II/2017 (q-to-q) menurun 3,98%, atau berada di bawah pertumbuhan secara nasional sebesar 2,57% pada periode yang sama," katanya.

IMK sangat berperan dalam memacu dan mempercepat pembangunan daerah pada era otonomi. Guna memajukan IMK di daerah, pemecahan masalah tidak dapat dilakukan dengan kebijakan yang sama yang berlaku umum di tingkat pusat.

Ia menambahkan kebijakan hendaknya sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh daerah. "Kebijakan dan strategi yang dikembangkan harus menggunakan sumber daya lokal yang efisien, termasuk sumber daya alam dan sumber daya manusia," kata Adi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ratna Ariyanti
Terkini