Setya Novanto Segera Umumkan Pengganti Yorrys Raweyai?

Bisnis.com,08 Okt 2017, 23:53 WIB
Penulis: JIBI
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mendatangi gedung KPK untuk menyampaikan keterangan tidak hadirnya Ketua DPR Setya Novanto dalam pemeriksaan kasus korupsi KTP-el di Jakarta, Senin (11/9)./ANTARA-Hafidz Mubarak A

Kabar24.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan partainya akan segera mengumumkan pergantian personel di Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar.

Idrus mengatakan penggantian pengurus akan diumumkan oleh Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

"Saya kira minggu depan ini ketua umum akan mengumumkan sendiri," kata Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (8/10/2017).

Idrus mengatakan revitalisasi itu dilakukan oleh Setya selaku ketua umum partai berlambang pohon beringin itu. Setya, kata Idrus, akan melaporkan revitalisasi itu di dalam rapat pleno.

Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Golkar Yorrys Raweyai disebut-sebut akan terkena revitalisasi alias diganti dari jabatannya.

Dalam dokumen bertajuk "Komposisi Personalia Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar Masa Bhakti 2014-2019 (Hasil Revitalisasi dan Restrukturisasi Tahun 2017)" yang beredar hari ini, tertulis Yorrys Raweyai digantikan oleh Letnan Jenderal TNI (purn) Eko Wiratmoko. Dokumen itu ditandatangani Setya dan Idrus dan disertai stempel Partai Golkar.
Idrus mengatakan Setya yang akan menjelaskan pergantian tersebut.

"Nanti akan dijelaskan alasan-alasan yang menjadi dasar pertimbangan revitalisasi itu dilakukan. Sekarang saya belum bisa," ujarnya.

Idrus mengklaim, kewenangan revitalisasi merupakan mandat rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Golkar kepada Setya Novanto sebagai ketua umum.

Dia mengatakan revitalisasi dan restrukturasi hanya akan diumumkan, tanpa perlu dibahas dalam rapat pleno.

"Enggak usah (dibahas), itu sudah diberikan mandat pada ketua umum," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Nancy Junita
Terkini