Elektronifikasi Tol: Ini yang Diutamakan Bank BCA

Bisnis.com,11 Okt 2017, 09:54 WIB
Penulis: Andry Winanto
Gedung Bank BCA/Ilustrasi-Bisnis

Bisnis.com – JAKARTA - PT Bank Centra Asia Tbk. mengutamakan acceptance dan kenyamanan nasabah dalam elektronifikasi jalan tol yang akan diberlakukan secara penuh diseluruh ruas tol pada 31 Oktober mendatang.

Senior Vice President of Transaction Banking Business Development Bank BCA I Ketut Alam Wangsawijaya mengungkapkan, hingga September 2017 dari 309 ruas tol yang ada, perseroan masih melakukan proses integrasi pada 3 ruas tol yang belum terkoneksi dengan produk uang elektronik BCA yaitu Flash.

“Tiga ruas tol tersebut antara lain, ruas tol Pejagan-Brebes, ruas tol Surabaya-Mojokerto, dan ruas tol Kualanamu-Medan,” ujarnya di Jakarta, hari ini (10/10/2017).

Nantinya, tutur I Ketut, pada 31 Oktober 2017 diharapkan kartu Flash dapat diterima dan terbaca pada semua ruas tol yang ada. Untuk itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia sebagai regulator, dan juga Bank Mandiri dalam hal teknis selaku penyedia reader atau alat pembaca kartu di gerbang tol.

Sementara itu, guna memperluas pasar uang elektronik, Bank BCA menggandeng PT Gojek Indonesia dalam membantu mendistribusikan produknya. Melalui aplikasi Gojek yakni Go-Mart, masyarakat yang membutuhkan kartu Flash dapat memesan melalui mitra pengemudi Gojek dan langsung diantar ke alamat tujuan.

Bank BCA sendiri, melalui kantor wilayah dan cabang yang dimilikinya, telah mempersiapkan secara internal guna mendukung kerjsama ini. Hingga Oktober 2017, telah dipersiapkan 20 lokasi diberbagai tempat di Jakarta yang memudahkan para pengemudi gojek untuk membeli kartu Flash. Selain itu, bank dengan kode emiten BBCA ini juga menyediakan 7 vending machine, yaitu mesin pembelian otomatis.

“Lokasinya ada di tempat-tempat yang strategis, seperti Mal Ciputra, Mal Senayan City,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis.com, pada September 2017 kartu Flash yang beredar telah mencapai 13 juta keping. Dari jumlah tersebut, jumlah kartu yang memiliki saldo berjumlah sekitar 4,5 juta keping sampai 5 juta keping. Adapun, terkait frekuensi penggunaan kartu Flash di jalan tol dalam rangka transaksi nontunai, perseroan mencatat berada di level 27% dari keseluruhan kartu yang bereda di masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Mia Chitra Dinisari
Terkini