Anda Ingin Jadi Pengembang? Ini Program yang Ditawarkan BTN

Bisnis.com,17 Okt 2017, 16:34 WIB
Penulis: Andry Winanto
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Maryono berbicara disela-sela BTN Developer Gathering di Jakarta, Selasa (8/8)./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara Tbk. berusaha meningkatkan pasokan perumahan dengan menumbuhkan bibit-bibit para calon developer lewat program Housing Finance Center atau HFC.

Direktur Utama BTN Maryono di Ambarawa akhir pekan lalu mengungkapkan, pihaknya terus menempuh berbagai cara untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Hal ini juga dilakukan sebagai cara untuk mengurangi backlog kepemilikan perumahan yang kini telah lebih dari 11,38 juta kepala keluarga,” katanya dalam siaran pers, Selasa (17/10/2017).

BTN mengklaim program HFC telah bermitra dengan banyak pihak, baik institusi pendidikan formal maupun para developer lewat aneka pendidikan dan pelatihan. Sebagai contoh, perseroan telah berkolaborasi dengan ITB dengan menyelenggarakan program mini MBA in Property. Dalam Program kerjasama tersebut, BTN tercatat telah mewisuda 1.000 orang yang siap terjun ke dunia properti.

Sinergi serupa juga dilakukan bank spesialis perumahan ini dengan asosiasi pengembang perumahan, seperti Real Estate Indonesia (REI) serta Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi). Dalam keterangan resmi BTN, tercatat setidaknya lebih dari 10.000 orang calon developer akan hadir dalam waktu dekat ini.

Pada tahun depan, bank dengan kode emiten BBTN ini menargetkan akan mencetak sebanyak 1.200 orang developer muda yang hadir dari melalui HFC lewat program mini MBA.

Sebagai informasi, BBTN juga mendorong sisi supply di sektor properti, dengan mengucurkan kredit konstruksi bagi pengembang. Selain itu, manajemen juga berinisiatif merilis produk pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan meluncurkan produk KPR Mikro.

Produk ini merupakan pembiayaan dengan plafon kredit sebesar Rp75 juta untuk pembelian rumah, renovasi rumah dan membangun bagi para pekerja informal yang berpenghasilan tidak tetap.

“Bank BTN akan memberikan dukungan yang kuat dalam Program Sejuta Rumah dan akan lebih optimal jika semua pihak ikut berkontribusi meyukseskannya,” tutur Maryono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hendri Tri Widi Asworo
Terkini