IHSG Berbalik Menguat di Awal Dagang, Analis: Ini Yang Perlu Diwaspadai

Bisnis.com,14 Nov 2017, 09:37 WIB
Penulis: Aprianto Cahyo Nugroho
Seorang pria melintas di sekitar papan elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (23/10)./ANTARA-Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (14/11/2017).

IHSG hari ini dibuka dengan pelemahan hanya 0,04% atau 2,35 poin ke level 6.019,11 dan berbalik menguat 0,19% atau 11,52 poin ke level 6.032,98 pada pukul 9.14 WIB.

Adapun pada perdagangan Senin (13/11), IHSG ditutup melemah tipis 0,01% atau 0,37 poin di level 6.021,46.

Sebanyak 96 saham bergerak menguat, 39 saham bergerak melemah, dan 429 saham stagnan dari 564 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan dorongan utama dari pertanian yang menguat 0,44%, disusul sektor tambang yang naik 0,43%.

Adapun sektor infrastruktur dan properti melemah masing-masing 0,03% dan 0,01%.

William Surya Wijaya, Vice President of Research Department Indosurya Sekuritas menjelaskan saat ini IHSG terlihat masih memiliki kemampuan untuk kembali melanjutkan kenaikan.

Hal itu ditunjang oleh data-data yang telah terilis sepanjang bulan ini yang kembali menunjukkan bahwa kondisi perekonomian dalam keadaan stabil.

Menurutnya, kewaspadaan hanya perlu dicermatinya kondisi nilai tukar walaupun belum terlihat sesuatu yang mengkhawatirkan, karena cukup wajar mendekati akhir tahun nilai tukar mengalami depresiasi.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 pagi ini bergerak positif dengan penguatan 0,25% atau 1,34 poin ke 534,48 pada pukul 09.15 WIB, setelah dibuka melemah hanya 0,02 poin ke level 533,11.

 

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

HMSP

+0,73%

SMGR

+2,25%

BBRI

+0,31%

BBCA

+0,24%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

GGRM

-1,77%

MNCN

-4,84%

EXCL

-2,00%

UNVR

-0,10%

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fajar Sidik
Terkini