Indonesia Bisa Transaksi Local Currency, Ini Kata Bos BNI

Bisnis.com,12 Des 2017, 00:58 WIB
Penulis: Surya Rianto
Dirut BNI Achmad Baiquni (kiri) bersama dengan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (kanan) meresmikan pembukaan Kanwil BNI Malang di Malang, Jumat (12/8/2016). /Bisnis.com-Choirul Anam

Bisnis.com, JAKARTA -- Bank Indonesia baru saja menandatangani kerja sama local currency settlement framework dengan Malaysia dan Thailand. Lalu, apa manfaat dari kerja sama itu untuk bank selaku yang mendukung transaksi maupun pengusaha ekspor impor? 

Direktur Utama Bank Negara Indonesia Achmad Baiquni mengatakan, dengan menggunakan local currency dalam transaksi antar negara, terutama untuk ekspor impor, dampak ke bank yang sebagai tempat transaksi pastinya menjadi diversifikasi mata uang.

“Selain itu, sebagai bank juga bisa menurunkan biaya transaksi karena tidak perlu konversi ke dolar AS terlebih dulu,” ujarnya pada Senin (11/12).

Baiquni pun menekankan, dampak dari kerja sama ini akan lebih terasa kepada para pengusaha. “Mereka bisa bertransaksi antar negara menjadi lebih efisien,” ujarnya.

Dalam mengimplementasikan penggunaan local currency dalam transaksi antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand itu, bank berkode emiten BBNI itu akan membua account pada bank masing-masing mitra tersebut.

Baiquni menyebutkan, selain itu perseroan juga harus menyosialisasikan kepada pengusaha importir maupun eksportir kalau sekarang bisa transaksi dengan mata uang lokal negara tujuan tanpa perlu konversi lagi ke dolar AS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Martin Sihombing
Terkini